Periksa SNI, Kemendag Sebut Itu Razia PKL

Sabtu, 31 Oktober 2015 - 21:27 WIB
Periksa SNI, Kemendag...
Periksa SNI, Kemendag Sebut Itu Razia PKL
A A A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan, aksi razia yang terjadi beberapa hari lalu di sentra-sentra perdagangan produk atau toko di bilangan Jakarta bukan dilakukan pemerintah dan juga kepolisian.

Dirjen Standarisasi dan Perlindungan Konsumen (SPK) Kemendag, Widodo mengatakan razia yang terjadi beberapa waktu lalu dilakukan oleh pihak Satpol PP. Razia tersebut bukan terkait produk SNI, melainkan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL). (Baca: Pengusaha Retailer di Jakarta Boikot Tutup Toko)

"Ternyata setelah dari foto sweeping, itu saya melihat bajunya trantib, Satpol PP, setelah kordinasi dengan Pemprov DKI, sweeping di Asemka ternyata itu sweeping PKL yang direlokasi," jelasnya di Kementerian Perdagangan, Jumat (30/10/2015).

Widodo menyebutkan, dalam razia yang dilakukan pihak Satpol PP DKI Jakarta ada pedagangan mainan yang diangkut. Namun, hal tersebut bukan terkait dengan razia produk tidak SNI, melainkan hanya relokasi pedagang PKL. (Baca: Terkait Masalah SNI, Kemendag Bantah Razia Toko)

"Memang tidak menutup kemungkinan ada oknum yang memperkeruh suasana, Kemendag tidak ada instruksi sweeping dalam SNI, yang ada hanya sifatnya persuasif, peningkatan kepahaman UU di bidang perlindungan konsumen," tandasnya.

Sekadar informasi, para pedagang di DKI Jakarta resah dengan beredarnya pesan berantai terkait razia produk SNI. Beberapa hari lalu, beredar pesan berantai yang menyebutkan akan ada razia gabungan yang terdiri dari Polisi, Pajak, Kemendag, Ditjen SNI. Razia sendiri akan dilakukan di LTC, MGK, Artha, ITC, Senen, Pasar Pagi, Asemka, Kompleks Pergudangan, Ruko, Online Shop, Mall, Kenari Jaya dan sebagainya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
K3Mart Raih Penghargaan...
K3Mart Raih Penghargaan Best Leading Retail Innovation of the Year
Makeover Massal, 7-Eleven...
Makeover Massal, 7-Eleven Resmi Tutup 600 Toko Tahun Ini
Peritel Ingin ‘Gas-Rem’...
Peritel Ingin ‘Gas-Rem’ Diatur Secara Bijak
Matahari Masih Bersinar...
Matahari Masih 'Bersinar' Saat Pandemi, Gerai Ketiga Tahun Ini Diresmikan
Anniversary Sale dan...
Anniversary Sale dan Undian, Hari Jadi Watsons ke-14 Bertabur Hadiah
Tingkatkan Kinerja,...
Tingkatkan Kinerja, Ritel Rumah Tangga Ini Terus Berinovasi
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
1 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
3 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
4 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
14 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
14 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
15 jam yang lalu
Infografis
Mantan Panglima Militer...
Mantan Panglima Militer Israel Sebut Netanyahu Musuh Zionis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved