Kredit CIMB Niaga Sembilan Bulan Tembus Rp178,89 T
Minggu, 01 November 2015 - 22:33 WIB
Kredit CIMB Niaga Sembilan Bulan Tembus Rp178,89 T
A
A
A
JAKARTA - Bank CIMB Niaga selama sembilan bulan hingga akhir September 2015 mencatat penyaluran kredit bruto mencapai Rp178,89 triliun atau naik 7,2% dibanding periode yang sama tahun lalu.
Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor M Siahaan mengatakan, pertumbuhan itu diperoleh dari pertumbuhan sebesar 15,9% pada kredit Korporasi, 5,4% kredit Konsumer dan 4,9% kredit usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), sementara kredit komersial tumbuh 0,2%.
Sementara itu, jumlah dana pihak ketiga (DPK) CIMB Niaga tercatat sebesar Rp185,72 triliun, tumbuh 11,3%, yang diperoleh dari pertumbuhan current account dan savings account (CASA) sebesar 15,7% dan berdampak positif terhadap rasio CASA CIMB Niaga yang meningkat 182 basis poin (bps) menjadi 47,66%.
Loan to deposit ratio (LDR) CIMB Niaga tercatat sebesar 94,93% per akhir September 2015, turun dari posisi 98,51% pada periode yang sama tahun lalu. Net interest margin (NIM) turun 8 bps menjadi 5,19% per akhir September 2015.
Hingga akhir September 2015, sekitar 94% dari total transaksi nasabah perbankan konsumer telah dilakukan melalui layanan branchless banking, seperti CIMB Clicks, Go Mobile, ATM, dan produk inovatif Rekening Ponsel.
"Jumlah pengguna CIMB Clicks tumbuh 25,2% yoy (year on year) mencapai 1,2 juta pengguna. Adapun, pengguna Go Mobile mencapai 1,1 juta pengguna, naik 45,5% yoy," jelas dia dalam rilisnya, Minggu (1/11/2015).
Sementara laba bersih konsolidasi tidak diaudit Business As Usual (BAU) sebesar Rp618 miliar, menurun dibanding perode yang sama tahun sebelumnya karena adanya kenaikan beban pencadangan sebesar 163,6%.
Kenaikan tersebut, lanjut dia, sebagai akibat dari melemahnya kondisi perekonomian dan lingkungan operasional yang semakin menantang. Namun, pencadangan pada kuartal III telah membaik secara bertahap dibandingkan dengan dua sebelumnya.
Pendapatan operasional mengalami peningkatan 4,8% yang didukung oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih sebesar 9,5%, namun diikuti dengan penurunan pendapatan nonbunga sebesar 13,3%. Sementara itu, pendapatan bunga bersih juga tumbuh 9,5%.
Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor M Siahaan mengatakan, pertumbuhan itu diperoleh dari pertumbuhan sebesar 15,9% pada kredit Korporasi, 5,4% kredit Konsumer dan 4,9% kredit usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), sementara kredit komersial tumbuh 0,2%.
Sementara itu, jumlah dana pihak ketiga (DPK) CIMB Niaga tercatat sebesar Rp185,72 triliun, tumbuh 11,3%, yang diperoleh dari pertumbuhan current account dan savings account (CASA) sebesar 15,7% dan berdampak positif terhadap rasio CASA CIMB Niaga yang meningkat 182 basis poin (bps) menjadi 47,66%.
Loan to deposit ratio (LDR) CIMB Niaga tercatat sebesar 94,93% per akhir September 2015, turun dari posisi 98,51% pada periode yang sama tahun lalu. Net interest margin (NIM) turun 8 bps menjadi 5,19% per akhir September 2015.
Hingga akhir September 2015, sekitar 94% dari total transaksi nasabah perbankan konsumer telah dilakukan melalui layanan branchless banking, seperti CIMB Clicks, Go Mobile, ATM, dan produk inovatif Rekening Ponsel.
"Jumlah pengguna CIMB Clicks tumbuh 25,2% yoy (year on year) mencapai 1,2 juta pengguna. Adapun, pengguna Go Mobile mencapai 1,1 juta pengguna, naik 45,5% yoy," jelas dia dalam rilisnya, Minggu (1/11/2015).
Sementara laba bersih konsolidasi tidak diaudit Business As Usual (BAU) sebesar Rp618 miliar, menurun dibanding perode yang sama tahun sebelumnya karena adanya kenaikan beban pencadangan sebesar 163,6%.
Kenaikan tersebut, lanjut dia, sebagai akibat dari melemahnya kondisi perekonomian dan lingkungan operasional yang semakin menantang. Namun, pencadangan pada kuartal III telah membaik secara bertahap dibandingkan dengan dua sebelumnya.
Pendapatan operasional mengalami peningkatan 4,8% yang didukung oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih sebesar 9,5%, namun diikuti dengan penurunan pendapatan nonbunga sebesar 13,3%. Sementara itu, pendapatan bunga bersih juga tumbuh 9,5%.
(rna)
Lihat Juga :