Kuartal I, CIMB Niaga Finance Bukukan Kenaikan Aset 64%
Senin, 01 Juni 2020 - 20:44 WIB
loading...
CIMB Niaga Auto Finance pada kuartal I 2020 membukukan kenaikan aset 64%. Foto/Dok.
A
A
A
JAKARTA - PT CIMB Niaga Auto Finance (CIMB Niaga Finance) melaporkan perolehan aset sebesar Rp4,3 triliun pada periode kuartal I 2020. Jumlah ini naik 64% dibandingkan periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp2,6 triliun.
Presiden Direktur CIMB Niaga Finance Ristiawan Suherman mengatakan, selain aset, laba sebelum pajak atau profit before tax (PBT) CIMB Niaga Finance meningkat menjadi Rp91,9 miliar. Jumlah tersebut naik 33% dibandingkan periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp69,2 miliar.
"Sejalan dengan peningkatan pada laba, return on equity (ROE) menjadi 21,75% pada akhir Maret 2020, dari posisi 18,81% di periode yang sama 2019. Pada saat yang sama, return on assets (ROA) menjadi 11,14% pada akhir Maret 2020, dari posisi 12,88% di periode yang sama 2019," kata Ristiawan dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (1/6/2020).
Ia menjelaskan pada kuartal I 2020, Perseroan berhasil menyalurkan pembiayaan Rp950 miliar, tumbuh 52,5% dari posisi Rp623 miliar di periode yang sama tahun 2019. Pencapaian tersebut merupakan hasil dari strategi dan inisiatif yang dilakukan di berbagai aspek, dengan tetap diimbangi prinsip kehati-hatian, mengutamakan kualitas pembiayaan serta customer experience.
Sejalan dengan perbaikan pertumbuhan kredit yang dicapai sesuai target di kuartal pertama, rasio pembiayaan bermasalah juga membaik. Ini tercermin pada rasio kredit bermasalah atau non performing financing (NPF) di bawah rata-rata industri yaitu 0,95%. Jualan dari Rumah Akan Jadi Kenormalan Baru
Presiden Direktur CIMB Niaga Finance Ristiawan Suherman mengatakan, selain aset, laba sebelum pajak atau profit before tax (PBT) CIMB Niaga Finance meningkat menjadi Rp91,9 miliar. Jumlah tersebut naik 33% dibandingkan periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp69,2 miliar.
"Sejalan dengan peningkatan pada laba, return on equity (ROE) menjadi 21,75% pada akhir Maret 2020, dari posisi 18,81% di periode yang sama 2019. Pada saat yang sama, return on assets (ROA) menjadi 11,14% pada akhir Maret 2020, dari posisi 12,88% di periode yang sama 2019," kata Ristiawan dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (1/6/2020).
Ia menjelaskan pada kuartal I 2020, Perseroan berhasil menyalurkan pembiayaan Rp950 miliar, tumbuh 52,5% dari posisi Rp623 miliar di periode yang sama tahun 2019. Pencapaian tersebut merupakan hasil dari strategi dan inisiatif yang dilakukan di berbagai aspek, dengan tetap diimbangi prinsip kehati-hatian, mengutamakan kualitas pembiayaan serta customer experience.
Sejalan dengan perbaikan pertumbuhan kredit yang dicapai sesuai target di kuartal pertama, rasio pembiayaan bermasalah juga membaik. Ini tercermin pada rasio kredit bermasalah atau non performing financing (NPF) di bawah rata-rata industri yaitu 0,95%. Jualan dari Rumah Akan Jadi Kenormalan Baru
Lihat Juga :