Pengamat: Kepentingan RI Tak Terakomodasi di TPP

Selasa, 03 November 2015 - 15:37 WIB
Pengamat: Kepentingan...
Pengamat: Kepentingan RI Tak Terakomodasi di TPP
A A A
JAKARTA - Pengamat Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI) Hikmahanto Juwana menilai, kepentingan Indonesia tidak akan terakomodasi dalam kerja sama Trans-Pacific Partnership (TPP). Pasalnya, Indonesia bukan negara yang ikut dalam proses pembentukan perjanjian tersebut.

Menurutnya, Indonesia tidak akan memberikan warna pada perjanjian lintas pasifik itu. Indonesia hanya akan mengikuti segala peraturan yang sebelumnya disepakati negara-negara pencetus TPP. (Baca: Gabung TPP, Indonesia Tak Banyak Diuntungkan).

"Kita juga akan dibanjiri barang-barang impor. Pengusaha nasional yang tidak mampu bersaing dengan produk impor akan gulung tikar. Ini berarti penciutan lapangan kerja," katanya kepada Sindonews di Jakarta, Selasa (3/11/2015).

Dia menjelaskan, TPP juga tidak berpihak bagi kepentingan Indonesia, karena tidak memperbolehkan perlakuan istimewa pada BUMN. Padahal, dalam Pasal 33 ayat 2 UUD 1945 disebutkan bahwa pemerintah bisa saja memberi monopoli kepada perusahaan pelat merah sepanjang jenis usahanya menguasai hajat hidup orang banyak. (Baca: Minat Masuk TPP, RI Khawatirkan Kekuatan Vietnam).

"Urgensinya semakin tidak ada mengingat Indonesia akan menghadapi MEA. Pemerintah belum sepenuhnya siap menghadapi MEA. Kalau dalam waktu dekat Indonesia gabung TPP maka beban Indonesia akan semakin berat," pungkas Hikmahanto.

Baca Juga:

Darmin Sebut RI Tak Akan Masuk TPP Sekarang

Menlu Masih Tunggu Dokumen Kelompok Kerja Sama TPP

Ini Saran SBY Sebelum RI Gabung TPP
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bersama Jo Hyundai,...
Bersama Jo Hyundai, Rekind Lolos Tender Proyek TPPI Olefin Complex
Proses Lelang Kilang...
Proses Lelang Kilang Olefin Siap Ditelusuri Oleh BPK
CERI Soroti Kompetensi...
CERI Soroti Kompetensi Bidder Proyek Olefin TPPI di Tuban
Pak Ahok, Ada yang Minta...
Pak Ahok, Ada yang Minta Tolong Usut Kejanggalan Tender Kilang Olefin Nih
Proyek Olefin TPPI Punya...
Proyek Olefin TPPI Punya Dampak Ekonomi Besar, Bikin Sehat Neraca Dagang
Mencari Partnership...
Mencari Partnership Proyek Bandara
Berita Terkini
Dulu Diperebutkan hingga...
Dulu Diperebutkan hingga Rp1,6 Juta per Barel, Kini Minyak Dunia Malah Mencari Pembeli
28 menit yang lalu
Menutup Kesenjangan...
Menutup Kesenjangan Komunikasi Talenta Indonesia untuk Genjot Kinerja Bisnis di Era AI
41 menit yang lalu
Nasib 2.374 Pekerja...
Nasib 2.374 Pekerja Freeport Menggantung Sembilan Tahun, Said Iqbal Lapor Menaker
1 jam yang lalu
Hadirkan Tokenized Stocks,...
Hadirkan Tokenized Stocks, Tokocrypto Perluas Akses ke Pasar Saham Global
2 jam yang lalu
Rachmat Gobel Meninggal...
Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Menaker: Figur Teladan dalam Mengelola Perusahaan
2 jam yang lalu
Jasa Marga Dukung Implementasi...
Jasa Marga Dukung Implementasi Biosolar B50 di Rest Area KM 57A
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved