Nasdaq Bukukan Rekor Tertinggi Dipicu Sektor Teknologi

Rabu, 04 November 2015 - 08:54 WIB
Nasdaq Bukukan Rekor...
Nasdaq Bukukan Rekor Tertinggi Dipicu Sektor Teknologi
A A A
NEW YORK - Kenaikan besar di sektor teknologi dan energi mendorong Wall Street menguat pada Selasa waktu setempat, dengan indeks Nasdaq 100 ditutup pada rekor tertinggi.

Tiga indeks utama mengawali perdagangan bulan ini dengan positif setelah membukukan kinerja bulanan terbaik mereka dalam empat tahun terakhir pada Oktober. Indeks Nasdaq 100 (NDX) ditutup naik 0,3% ke 4.719,05, melebihi level kali pertama yang dicapai saat booming pada 2000.

Sektor energi di indeks S&P (SPNY) naik 2,5%, kenaikan harian kelima beruntun karena menguatnya harga minyak mentah. Saham perusahaan minyak Exxon (XOM.N) dan Chevron (CVX.N) naik masing-masing 1,8% dan 3,3%, membuat kedua saham paling mendorong indeks Dow dan S&P.

Sementara saham sektor energi telah meningkat sekitar 22% sejak akhir Agustus, namun sektor ini masih turun sekitar 10% sejak awal tahun.

"Menjelang akhir tahun, pasar mulai bergerak ke atas dan orang-orang takut mereka akan ditinggalkan," kata Kepala Strategi Pasar di Boston Private Wealth Robert Pavlik, seperti dilansir dari Reuters, Rabu (4/11/2015).

Dow Jones Industrial Average ditutup naik 89,39 poin atau 0,5% ke 17.918,15; indeks S&P 500 menguat 5,74 poin atau 0,27% ke 2.109,79 dan Nasdaq Composite bertambah 17,98 poin atau 0,35% ke 5.145,13.

Enam dari 10 sektor di indeks S&P berakhir positif, termasuk sektor teknologi yang naik 0,6%. Saham Apple (AAPL.O) naik 1,1% menjadi USD122,57 dan Microsoft (MSFT.O) meningkat 1,7% menjadi USD54,15. Kedua perusahaan itu memberi pengaruh paling positif untuk indeks S&P dan Nasdaq.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
7 menit yang lalu
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
9 jam yang lalu
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
9 jam yang lalu
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
9 jam yang lalu
Mendorong Penguatan...
Mendorong Penguatan Tata Kelola Bank Jakarta, Serikat Karyawan Beri 4 Rekomendasi Strategis
10 jam yang lalu
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
10 jam yang lalu
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved