Minyak Mentah AS Memanas Dipicu Menguatnya USD

Senin, 09 November 2015 - 10:22 WIB
Minyak Mentah AS Memanas...
Minyak Mentah AS Memanas Dipicu Menguatnya USD
A A A
SINGAPURA - Minyak mentah berjangka Amerika Serikat (AS) memanas pada hari ini setelah jatuh 2% pada sesi sebelumnya karena dolar AS (USD) menguat didukung kuatnya data ketenagakerjaan AS, sehingga meningkatkan spekulasi kenaikan suku bunga pada tahun ini.

Dikutip dari Reuters, minyak mentah AS untuk pengiriman Desember naik 14 sen ke USD44,43/barel pada pagi ini setelah menyentuh level terendah 1,5 pekan di USD43,83. Sedangkan minyak mentah Brent naik 10 sen menjadi USD47,52 per barel setelah koreksi tiga hari.

Jumlah tenaga kerja AS naik 271.000 pada bulan lalu, jauh melebihi perkiraan ekonom sebanyak 180.000. Ini adalah kenaikan bulanan terbesar sejak Desember 2014, dengan tingkat pengangguran di level terendah sejak April 2008. Menurut FedWatch CME Group, bank sentral AS akan menaikkan biaya pinjaman pada bulan depan.

Sementara itu, angka perdagangan China di bawah ekspektasi analis dengan margin yang lebar pada Oktober, memperkuat pandangan bahwa negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut harus berbuat lebih banyak untuk merangsang permintaan domestik.

Adapun diskon untuk minyak mentah berjangka AS jatuh ke level terendah dalam enam bulan pada hari Jumat karena para pedagang melakukan aksi jual untuk Desember di tengah indikasi bearish di pasar minyak mentah fisik.

Sementara USD tetap tinggi di perdagangan Asia, setelah melonjak ke level tertinggi hampir tujuh bulan terhadap sekeranjang mata uang karena kuatnya data pekerjaan AS, mendorong lebih banyak investor berspekulasi bahwa suku bunga akan naik.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
3 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
3 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
5 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
5 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved