IHSG Cenderung Melemah, Perhatikan Saham Ini
Selasa, 10 November 2015 - 08:06 WIB
IHSG Cenderung Melemah, Perhatikan Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan masih cenderung melemah jika pelaku pasar masih khawatir terhadap peluang kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed)
"Terkecuali pelaku pasar mengabaikan masalah The Fed maka dimungkinkan IHSG dapat bertahan dari pelemahannya. Untuk itu, tetap cermati sentimen yang ada dan berharap kenaikan dapat terjadi," ujar kepala Riset NH Securities Indonesia di Jakarta, Selasa (10/11/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 4.424-4.465 dan resisten 4.538-4.567. Laju IHSG kemarin gagal bertahan di atas area target support 4.534-4.550 dan gagal menuju target resisten 4.589-4.615 dan berakhir jauh di bawah target level tersebut.
Sementara pelemahan kemarin masih terjadi seiring masih maraknya sentimen negatif terutama dari peluang kenaikan The Fed. Pelaku pasar masih melanjutkan aksi jualnya yang terlihat dari laju IHSG yang terus mengalami tekanan.
"Sempat di awal sesi kedua mengalami kenaikan, namun hanya sesaat dan kembali mengalami pelemahan hingga akhir sesi penutupan," ujarnya.
Imbas persepsi akan naiknya suku bunga The Fed setelah merespon turunnya unemployment rate dan kenaikan nonfarm payrolls AS yang berujung pada kembali melemahnya laju rupiah dan laju bursa saham Asia memberikan sentimen negatif pada laju IHSG.
Laju rupiah yang berbalik melemah menutupi sentimen positif dari aksi beli asing. Asing kembali nett buy dari net sell Rp53,86 miliar menjadi net buy Rp87,78 miliar. Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Bank Yudha Bhakti Tbk (BBYB) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp115-Rp125. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp118.
PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp4.815-Rp5.000. Rekomendasi lakukan pembelian selama bertahan di atas Rp4.865.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.585-Rp1.710. Rekomendasi lakukan pembelian selama bertahan di atas Rp1.605.
PT Global Mediacom Tbk (BMTR) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp875-Rp1.000. Rekomendasi lakukan pembelian selama bertahan di atas Rp910.
PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp250-Rp275. Rekomendasi lakukan pembelian jika melemah (buy on weakness) jika di bawah Rp250.
"Terkecuali pelaku pasar mengabaikan masalah The Fed maka dimungkinkan IHSG dapat bertahan dari pelemahannya. Untuk itu, tetap cermati sentimen yang ada dan berharap kenaikan dapat terjadi," ujar kepala Riset NH Securities Indonesia di Jakarta, Selasa (10/11/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 4.424-4.465 dan resisten 4.538-4.567. Laju IHSG kemarin gagal bertahan di atas area target support 4.534-4.550 dan gagal menuju target resisten 4.589-4.615 dan berakhir jauh di bawah target level tersebut.
Sementara pelemahan kemarin masih terjadi seiring masih maraknya sentimen negatif terutama dari peluang kenaikan The Fed. Pelaku pasar masih melanjutkan aksi jualnya yang terlihat dari laju IHSG yang terus mengalami tekanan.
"Sempat di awal sesi kedua mengalami kenaikan, namun hanya sesaat dan kembali mengalami pelemahan hingga akhir sesi penutupan," ujarnya.
Imbas persepsi akan naiknya suku bunga The Fed setelah merespon turunnya unemployment rate dan kenaikan nonfarm payrolls AS yang berujung pada kembali melemahnya laju rupiah dan laju bursa saham Asia memberikan sentimen negatif pada laju IHSG.
Laju rupiah yang berbalik melemah menutupi sentimen positif dari aksi beli asing. Asing kembali nett buy dari net sell Rp53,86 miliar menjadi net buy Rp87,78 miliar. Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Bank Yudha Bhakti Tbk (BBYB) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp115-Rp125. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp118.
PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp4.815-Rp5.000. Rekomendasi lakukan pembelian selama bertahan di atas Rp4.865.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.585-Rp1.710. Rekomendasi lakukan pembelian selama bertahan di atas Rp1.605.
PT Global Mediacom Tbk (BMTR) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp875-Rp1.000. Rekomendasi lakukan pembelian selama bertahan di atas Rp910.
PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp250-Rp275. Rekomendasi lakukan pembelian jika melemah (buy on weakness) jika di bawah Rp250.
(rna)
Lihat Juga :