Bursa Asia Melemah, IHSG Dibuka Tak Bergairah
Selasa, 10 November 2015 - 09:13 WIB
Bursa Asia Melemah, IHSG Dibuka Tak Bergairah
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka tak bergairah, di tengah melemahnya bursa Asia dan Wall Street. IHSG berkurang 35,38 poin atau 0,79% ke level 4.464,13.
IHSG kemarin ditutup merah membara, di tengah variatifnya bursa utama Asia. IHSG terkoreksi 67,04 poin atau 1,47% ke level 4.499,51. Sementara pagi ini, bursa utama Asia dibuka
lebih rendah pada hari ini setelah aksi jual global di pasar luar negeri.
Dikutip dari CNBC, bursa utama Amerika Serikat (AS) rata-rata membukukan penurunan terbesar dalam enam pekan semalam, masing-masing turun 1% karena investor khawatir terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga AS pada Desember dan data perdagangan China yang melemah.
CME Group menyebutkan, probabilitas kenaikan suku bunga meningkat dari sebelumnya sekitar 58% menjadi sekitar 70% setelah data pekerjaan AS pada Oktober meningkat 271.000, menunjukkan ekonomi AS membaik. (Baca: Wall Street Jatuh 1% Dipicu Prospek Kenaikan Suku Bunga)
Kelemahan persisten di komoditas juga dapat menekan saham Asia. Harga minyak mentah turun sebesar 1% pada Senin, memperpanjang kerugian untuk hari keempat berturut-turut dipicu minyak. Sementara tembaga mencapai level terendah dalam enam pekan, di tengah menguatnya dolar AS (USD).
Adapun indeks Nikkei 225 negatif 124,14 poin atau 0,63% ke level 19.518,60; indeks Hang Seng terkoreksi 292,64 poin atau 1,29% ke 22.434,13; dan indeks Shanghai turun 26,72 poin atau 0,73% ke level 3.620,35.
Sektor saham hari ini melemah semua. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah industri dasar, yang minus 1,22%, diikuti perkebunan susut 0,90%.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp75 miliar dengan 48 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp3,17 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp30,57 miliar dan aksi beli Rp33,73 miliar. Tercatat 10 saham menguat, 91 saham melemah dan 39 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) naik Rp1.850 menjadi Rp99.625, PT Bank Danamon Tbk (BDMN) naik Rp10 menjadi Rp2.880 dan PT MNC Land Tbk (KPIG) naik Rp5 menjadi Rp1.355.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp500 menjadi Rp14.800, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp250 menjadi Rp47.225 dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) melemah Rp200 menjadi Rp10.050.
Baca:
IHSG Cenderung Melemah, Perhatikan Saham Ini
IHSG Diperkirakan Kembali Tertekan
IHSG kemarin ditutup merah membara, di tengah variatifnya bursa utama Asia. IHSG terkoreksi 67,04 poin atau 1,47% ke level 4.499,51. Sementara pagi ini, bursa utama Asia dibuka
lebih rendah pada hari ini setelah aksi jual global di pasar luar negeri.
Dikutip dari CNBC, bursa utama Amerika Serikat (AS) rata-rata membukukan penurunan terbesar dalam enam pekan semalam, masing-masing turun 1% karena investor khawatir terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga AS pada Desember dan data perdagangan China yang melemah.
CME Group menyebutkan, probabilitas kenaikan suku bunga meningkat dari sebelumnya sekitar 58% menjadi sekitar 70% setelah data pekerjaan AS pada Oktober meningkat 271.000, menunjukkan ekonomi AS membaik. (Baca: Wall Street Jatuh 1% Dipicu Prospek Kenaikan Suku Bunga)
Kelemahan persisten di komoditas juga dapat menekan saham Asia. Harga minyak mentah turun sebesar 1% pada Senin, memperpanjang kerugian untuk hari keempat berturut-turut dipicu minyak. Sementara tembaga mencapai level terendah dalam enam pekan, di tengah menguatnya dolar AS (USD).
Adapun indeks Nikkei 225 negatif 124,14 poin atau 0,63% ke level 19.518,60; indeks Hang Seng terkoreksi 292,64 poin atau 1,29% ke 22.434,13; dan indeks Shanghai turun 26,72 poin atau 0,73% ke level 3.620,35.
Sektor saham hari ini melemah semua. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah industri dasar, yang minus 1,22%, diikuti perkebunan susut 0,90%.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp75 miliar dengan 48 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp3,17 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp30,57 miliar dan aksi beli Rp33,73 miliar. Tercatat 10 saham menguat, 91 saham melemah dan 39 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) naik Rp1.850 menjadi Rp99.625, PT Bank Danamon Tbk (BDMN) naik Rp10 menjadi Rp2.880 dan PT MNC Land Tbk (KPIG) naik Rp5 menjadi Rp1.355.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp500 menjadi Rp14.800, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp250 menjadi Rp47.225 dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) melemah Rp200 menjadi Rp10.050.
Baca:
IHSG Cenderung Melemah, Perhatikan Saham Ini
IHSG Diperkirakan Kembali Tertekan
(rna)
Lihat Juga :