Jasa Marga Masih Urus Izin Lahan Kereta Cepat di Cipularang

Selasa, 17 November 2015 - 03:27 WIB
Jasa Marga Masih Urus...
Jasa Marga Masih Urus Izin Lahan Kereta Cepat di Cipularang
A A A
JAKARTA - PT Jasa Marga Tbk (JSMR) masih mengurus izin penggunaan lahan perseroan yang ada di sekitar Tol Cipularang untuk menggarap proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

"Masih proses perizinan-perizinan, ya secara konsorsiumnya. Kita bagian dari empat perusahaan BUMN," ujar Direktur Keuangan Jasa Marga Reynaldi Hermansjah kepada Sindonews di Jakarta, Senin (16/11/2015).

Reynaldi menjelaskan, kontribusi Jasa Marga dalam pengerjaan proyek tersebut melalui pemakaian lahan perseroan yang ada di Cipularang.

"Kontribusi kita melalui lahan di koridor tol kita, ada yang dipakai di sana (Cipularang). Peran kita salah satunya pemegang saham, pakai lahan di daerah Cipularang, masih dihitung luasnya, fasenya seperti apa," jelasnya.

Menurut Reynaldi, belum keluarnya izin dari Pemerintah Daerah (Pemda) untuk penggunaan lahan di sekitar ruas tol perseroan setempat bukan karena tersendat.

"Izin penggunaan lahan bukan tersendat, tapi proses. Target secepatnya selesai, ya tanahnya di koridor jalan tol itu ada bagian, ada tanah di sekitarnya," jelasnya.

Sementara soal karyawan, Reynaldi mengatakan, belum ada penambahan terkait proyek kereta cepat. "Karyawan ditambah belum sampai ke sana. Masinisnya belum tahu (lokal apa asing)," tandasnya.

Sekadar informasi, proyek kereta api cepat rute Jakarta-Bandung, sanggup melaju hingga 250 kilometer (KM)/jam resmi digarap empat perusahaan BUMN dan China Railway International Co Ltd.

Keempat perusahaan pelat merah yang siap bekerja sama menggarap proyek bersama kereta cepat tersebut adalah PT Wijaya Karya, PT Kereta Api Indonesia, PT Jasa Marga dan PT Perkebunan Nusantara VIII. Keempat BUMN ini akan membentuk konsorsium, bernama PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Giliran Jasa Marga Diduga...
Giliran Jasa Marga Diduga Kena Retas, 252 GB Data Bocor
Jasa Marga Raih Penghargaan...
Jasa Marga Raih Penghargaan Atas Tindakan Keselamatan dari Kemenhub
5 Jurusan Kuliah yang...
5 Jurusan Kuliah yang Paling Diincar BUMN PT Jasa Marga
Dirut PT Jasa Marga:...
Dirut PT Jasa Marga: 23 CCTV di Tol Japek Bermasalah
Penjelasan Jasa Marga...
Penjelasan Jasa Marga soal Video Kepadatan Lalu Lintas di Jalan Tol
Penuhi Panggilan Komnas...
Penuhi Panggilan Komnas HAM, Dirut PT Jasa Marga Tak Banyak Komentar
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
6 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
6 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
7 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved