Pertamina Harus Kuat dan Punya Peran Dinamis di Sektor Migas
Senin, 16 November 2015 - 23:32 WIB
Pertamina Harus Kuat dan Punya Peran Dinamis di Sektor Migas
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) sebagai ujung tombak pengelolaan minyak dan gas (migas) di Tanah Air harus dipimpin orang-orang tepat, serta memiliki kredibilitas di bidangnya. Pada era pemerintahan Jokowi-JK reformasi tata kelola migas menjadi program penting yang mendapatkan perhatian khusus.
"Tata kelola migas di Tanah Air harus dipimpin oleh orang-orang yang tepat, serta mempunyai kredibilitas di bidangnya," ujar Koordinator Presidium Jaringan BEM Nasional, M Isan dalam siaran persnya, Senin (16/11/2015).
Memberdayakan Pertamina sebagai BUMN yang mengelola migas di Tanah Air merupakan ide yang bagus. Pertamina harus kuat, efisien, dan memiliki peran yang dinamis di garis depan sektor migas nasional.
"Namun, semua itu harus berbanding lurus dengan orang-orang yang ada di dalamnya, tanpa ini semua maka hal tersebut akan menjadi wacana dan tidak bisa terimplementasi secara tepat," katanya.
Isan meminta, Presiden Jokowi menginstruksikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan rapat umum pemegang saham (RUPS).
"Segera Presiden Jokowi melalui menteri BUMN memerintahkan agar Pertamina segera melakukan RUPS terkait tidak tepatnya orang-orang menduduki posisi strategis di Pertamina," tegasnya.
Maka itu, dia menegaskan, selamatkan Pertamina untuk kesejahteraan rakyat. "Selamatkan migas Indonesia dan sukseskan program tata kelola migas nasional," tandasnya.
"Tata kelola migas di Tanah Air harus dipimpin oleh orang-orang yang tepat, serta mempunyai kredibilitas di bidangnya," ujar Koordinator Presidium Jaringan BEM Nasional, M Isan dalam siaran persnya, Senin (16/11/2015).
Memberdayakan Pertamina sebagai BUMN yang mengelola migas di Tanah Air merupakan ide yang bagus. Pertamina harus kuat, efisien, dan memiliki peran yang dinamis di garis depan sektor migas nasional.
"Namun, semua itu harus berbanding lurus dengan orang-orang yang ada di dalamnya, tanpa ini semua maka hal tersebut akan menjadi wacana dan tidak bisa terimplementasi secara tepat," katanya.
Isan meminta, Presiden Jokowi menginstruksikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan rapat umum pemegang saham (RUPS).
"Segera Presiden Jokowi melalui menteri BUMN memerintahkan agar Pertamina segera melakukan RUPS terkait tidak tepatnya orang-orang menduduki posisi strategis di Pertamina," tegasnya.
Maka itu, dia menegaskan, selamatkan Pertamina untuk kesejahteraan rakyat. "Selamatkan migas Indonesia dan sukseskan program tata kelola migas nasional," tandasnya.
(dmd)
Lihat Juga :