BI Klaim Utang Luar Negeri Rp4.000 Triliun Masih Aman

Jum'at, 20 November 2015 - 15:37 WIB
BI Klaim Utang Luar...
BI Klaim Utang Luar Negeri Rp4.000 Triliun Masih Aman
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengklaim bahwa posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia akhir kuartal III/2015 yang telah mencapai USD302,4 miliar atau sekitar Rp4.000 triliun (kurs Rp13.500/USD) masih aman.

Direktur Eksekutif‎ Kepala Departemen Statistik BI Hendy Sulistiowati menuturkan, ada beberapa faktor yang memperlihatkan bahwa posisi ULN Indonesia saat ini masih bisa dikatakan aman. Di antaranya, indikator ULN jangka pendek terhadap total ULN yang masih di bawah ambang batas (threshold).

"ULN jangka pendek terhadap total utang mencapai 18,6%. Indikator ini mengalami perbaikan dibanding kuartal sebelumnya. Yang dianggap bahaya kalau melampaui 18,9%," katanya di gedung BI, Jakarta, Jumat (20/11/2015).

Selain itu, jika dilihat dari posisi ULN terhadap penerimaan transaksi berjalan juga masih jauh dari ambang batas waspada, meski proporsinya meningkat seiring turunnya penerimaan transaksi berjalan.

"ULN terhadap penerimaan transaksi berjalan itu threshold-nya 170,7%. Sekarang kita masih 157,7%. Walaupun kita tahu ekspor kita juga menurun," imbuh dia.

Hendy melanjutkan, indikator lainnya yaitu posisi ULN terhadap PDB yang meningkat tipis seiring masih tingginya kebutuhan untuk external financing. Namun, posisinya masih jauh di bawah threshold waspada.

"ULN terhadap PDB itu batasnya 51,5%. Sekarang kita masih 34,9%. Jadi enggak apa, sepanjang masih di bawah threshold. Selama pembiayaan dalam negeri belum cukup, maka masih perlu dana dari luar‎," tandasnya.

Baca Juga:

Utang Luar Negeri RI Turun

Rasio Utang RI Masih Aman Hadapi Krisis
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Utang RI Menumpuk Akibat...
Utang RI Menumpuk Akibat Pandemi, Rekomendasi Ini Bisa Diambil Pemerintah
Terungkap! Utang Pemerintah...
Terungkap! Utang Pemerintah Separuh Lebih dari Pinjaman Asing
Utang Pemerintah Masih...
Utang Pemerintah Masih Akan Menumpuk hingga Akhir Tahun, Apa Penyebabnya
Bukan Prioritas, Pemerintah...
Bukan Prioritas, Pemerintah Diminta Stop Dulu Berutang untuk Biayai Infrastruktur
Catet Nih! Utang Indonesia...
Catet Nih! Utang Indonesia Turun ke Rp5.662 Triliun
Utang Luar Negeri RI...
Utang Luar Negeri RI Melambat di Bulan Juli Bukan Kabar Baik, Kok Bisa?
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Merayap Naik ke 5.936, Transaksi Awal Cetak Rp629 M
25 menit yang lalu
Daftar 7 Negara OPEC+...
Daftar 7 Negara OPEC+ yang Buka Keran Minyak, Intip Angkanya
1 jam yang lalu
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
2 jam yang lalu
Kapal Tanker Pertamina...
Kapal Tanker Pertamina Pride Berhasil Lintasi Selat Hormuz, Komitmen Jaga Pasokan Energi Nasional
11 jam yang lalu
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
12 jam yang lalu
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
12 jam yang lalu
Infografis
Tembus Rp25 Triliun,...
Tembus Rp25 Triliun, Berikut Daftar Bank Pemberi Utang ke Sritex
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved