Konsorsium Bank BUMN Akuisisi Operator ATM Bersama Awal 2016

Senin, 23 November 2015 - 12:28 WIB
Konsorsium Bank BUMN...
Konsorsium Bank BUMN Akuisisi Operator ATM Bersama Awal 2016
A A A
JEPARA - Empat bank badan usaha milik negera (BUMN), yaitu Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN akan membentuk konsorsium guna mengakuisisi Artajasa selaku operator mesin anjungan tunai mandiri (ATM) Bersama pada Januari 2016.

"Target akuisisi kuartal I/2016, ya bisa Januari, sekitar segitu, kita harap Januari," ujar Direktur Utama BRI Asmawi Syam di Jepara, Jawa Tengah, belum lama ini.

Dia menerangkan, kendala proses akuisisi Artajasa, yakni masih harus ada evaluasi dahulu berapa persen saham yang akan dilepas kepada konsorsium bank pelat merah.

"Kendala akuisisi kan harus due dilligence dulu. Evaluasi berapa, kita nanya ke sana, mereka mau lepas berapa, kita mau berapa. Bukan susah akuisisi tapi belum ketemu, susah sih enggak," katanya.

Persentase pelepasan saham itu, Asmawi menjelaskan, masih belum tuntas karena masih menghitung angka valuasi yang ada melalui konsultan yang ditunjuk oleh Bank Mandiri.

"Belum berubah persentase, belum tuntas, gunakan konsultan independen. Kita kelola, bukan terkait hanya teknis tapi finansial, valuasi harga saham, siapa yang mau jual, siapa yang mau terdilusi," jelas dia.

Semua negosiasi itu diserahkan kepada pihak konsultan tersebut dan hasilnya akan diberitahukan kepada keempat bank BUMN untuk ditindaklanjuti.

"Yang bicara konsultan dulu, kita belum bicara dengan Artajasa. Konsultan lihat ambil berapa porsi, intern juga bicara, apa porsi berempat akan sama atau ada yang mau ambil lebih besar," tuturnya.

Sementara dari Artajasa, Asmawi menjelaskan, pasti memiliki keinginan yang lain. Oleh karena itu, negosiasi masih belum selesai hingga saat ini.

"Di sisi mereka lain lagi, mereka mau lepas berapa. Negosiasi lagi dan itu digunakan konsul supaya kita lihatnya lebih adil seperti apa, di sana juga bisa pakai konsultan," jelas dia.

Adapun Asmawi menginginkan konsorsium bank BUMN dapat membeli saham Artajasa lebih dari 50%. "Kalau kita ingin sebanyak-banyaknya tapi di sana mau lepas berapa?" pungkasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Awas, Rontoknya Laba...
Awas, Rontoknya Laba Bank BUMN Bakal Berlanjut
Dibelit Utang Rp55,76...
Dibelit Utang Rp55,76 Triliun, WIKA Minta Penundaan ke Perbankan
Pak Jokowi! Bank BUMN...
Pak Jokowi! Bank BUMN Bisa Sakit Jika Dipaksa Jor-joran Kasih Utangan Saat Krisis
Tiga Bank Syariah Digabung,...
Tiga Bank Syariah Digabung, Erick Thohir: Sejarah Baru Perbankan RI
4 BUMN Ini Jalankan...
4 BUMN Ini Jalankan Bisnis di Timor Leste
Bank Mandiri Diharapkan...
Bank Mandiri Diharapkan Jadi yang Terbaik di Asia
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
3 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
4 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
5 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
7 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
7 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
7 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved