Rencana Medco Akuisisi Newmont Belum Dibahas

Jum'at, 27 November 2015 - 00:27 WIB
Rencana Medco Akuisisi...
Rencana Medco Akuisisi Newmont Belum Dibahas
A A A
JAKARTA - Newmont Mining Corporation mengaku belum melakukan pembahasan terkait rencana PT Medco Energi Internasional Tbk akan mengakuisisi 76% saham PT Newmont Nusa Tenggara di Lapangan Batu Hijau, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat.

“Hingga saat ini belum ada pembahasan terkait pembelian aset Newmont yang memenuhi kriteria,” ujar Group Executives Newmont Mining Corporation, Omar Jabara di Jakarta, Kamis (26/11/2015).

Menurutnya, dari waktu ke waktu pihaknya telah menerima proposal penawaran saham dari perusahaan lain untuk membeli aset Newmont Nusa Tenggara. Meski begitu sampai sekarang Newmont Nusa Tenggara belum ada ketertarikan dan masih mempertimbangkan atas proposal-proposal yang masuk. “Newmont dapat mempertimbangkan setiap proposal-proposal tersebut,” jelas Omar.

Dihubungi terpisah, Direktur Eksekutif Centre for Indonesian Resources Strategic Studies (Cirus) Budi Santoso menilai positif rencana pembelian saham Newmont Nusa Tenggara Barat oleh Medco Energi International. Hal itu sebagai wujud keseriusan pemerintah mendorong divestasi perusahaan tambang.

“Pemerintah harus mendorong keinginan Medco membeli saham Newmont Nusa Tenggara. Kita dorong diversifikasi Medco dari migas ke tambang,” katanya.

Menurut Budi, tidak ada alasan pemerintah tidak memberikan persetujuan kepada Medco Energi International mengakusisi perusahaan yang berinduk di Amerika Serikat tersebut. Pasalnya entitas nasional bisa membeli saham asing harus didorong karena di dalam kontrak karya peralihan saham harus mendapat izin dari pemerintah.

“Setiap peralihan saham untuk kepentingan entitas nasional harus didorong. Tidak ada alasan pemerintah tidak menyetujui. Harus ada persetujuan karena rencana ini positif,” tandas Budi.

Sebagai informasi, saham perusahaan saat ini dikuasai Nusa Tenggara Partnership BV sebanyak 56%, PT Multi Daerah Bersaing (24%), PT Pukuafu Indah (17,8%), dan PT Indonesia Masbaga Investama (2,2%). Sementara, operator tambang emas dan tembaga itu saat ini adalah Newmont Mining Corporation dan Sumitomo Corporation yang tergabung dalam Nusa Tenggara Partnership BV.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
MedcoEnergi Dorong Investasi...
MedcoEnergi Dorong Investasi Hijau dalam Transisi Energi di Asia Tenggara
Dukung Keandalan Listrik...
Dukung Keandalan Listrik Sumatera, GE Pasok Turbin Gas untuk PLTGU Riau
Kuartal III-2023, MedcoEnergi...
Kuartal III-2023, MedcoEnergi Bukukan Laba Bersih Rp3,6 Triliun
Pengusaha Arifin Panigoro...
Pengusaha Arifin Panigoro Meninggal Dunia, Dirut Medco: Mohon Dimaafkan Bila Ada Salah
Komitmen ESG di Tiga...
Komitmen ESG di Tiga Pilar Medco Energi untuk Perkuat Bisnis Berkelanjutan
Pertegas Komitmen ESG,...
Pertegas Komitmen ESG, Skor MSCI MedcoEnergi Naik ke AA
Berita Terkini
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
10 menit yang lalu
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
24 menit yang lalu
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
1 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
10 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
11 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
14 jam yang lalu
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved