Susi Minta Garuda Terbang Langsung ke Moskow
Rabu, 02 Desember 2015 - 22:30 WIB
Susi Minta Garuda Terbang Langsung ke Moskow
A
A
A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti akan melobi Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Arif Wibowo agar maskapai pelat merah tersebut menyediakan penerbangan langsung ke Moskow, Rusia.
Menurut Susi, maskapai nasional perlu mempertimbangkan membuka penerbangan langsung ke Moskow guna menggaet potensi turis Rusia yang besar. (Baca: Jadi Menteri Penghubung, Susi Gerilya ke Pengusaha Rusia)
"Seharusnya sudah bisa ya (terbang langsung Indonesia-Moskow). Kita nanti ngobrol dengan Pak Arif Wibowo (Dirut Garuda). Tentu saya harus cc dulu Bu Rini (Menteri BUMN). Saya mau approach," ujarnya, di The Ritz Carlton Hotel, Jakarta, Rabu (2/12/2015).
Sementara itu, Chairman Indonesian Russian Business Council Didie W Soewandho menyebutkan, setiap tahunnya sekitar 200 ribu turis Rusia melancong ke Indonesia. Beberapa daerah yang menjadi favorit adalah Bali, Lombok dan Jawa Tengah.
"Dulu ada pesawat charter (Indonesia-Moskow), namanya Trans Aero, yang bawa Boeing 747 ke daerah-daerah ini. Nah, pesawat charter sekarang enggak ada, karena mungkin kesulitan. Nah ini tugasnya airlines Indonesia, apa itu Garuda, Lion Air atau siapa saja untuk angkut ini," imbuhnya.
Dia menambahkan, Indonesia juga bisa mengambil kesempatan atas konflik yang terjadi antara Rusia dengan Turki dan Mesir. Pasalnya, turis yang kerap bepergian ke dua daerah ini cukup besar sekitar 6 juta tiap tahun.
"Sekarang mendadak karena ada perang dan embargo itu, mereka enggak tahu pergi ke mana. Kita tadi sudah temukan dengan perwakilan turis Rusia. Mereka sepakat 25 ribu dulu deh untuk trial and error. Listnya, destinasinya sudah dikasih. Sekarang tinggal cari airlines-nya," tandas Didie.
Menurut Susi, maskapai nasional perlu mempertimbangkan membuka penerbangan langsung ke Moskow guna menggaet potensi turis Rusia yang besar. (Baca: Jadi Menteri Penghubung, Susi Gerilya ke Pengusaha Rusia)
"Seharusnya sudah bisa ya (terbang langsung Indonesia-Moskow). Kita nanti ngobrol dengan Pak Arif Wibowo (Dirut Garuda). Tentu saya harus cc dulu Bu Rini (Menteri BUMN). Saya mau approach," ujarnya, di The Ritz Carlton Hotel, Jakarta, Rabu (2/12/2015).
Sementara itu, Chairman Indonesian Russian Business Council Didie W Soewandho menyebutkan, setiap tahunnya sekitar 200 ribu turis Rusia melancong ke Indonesia. Beberapa daerah yang menjadi favorit adalah Bali, Lombok dan Jawa Tengah.
"Dulu ada pesawat charter (Indonesia-Moskow), namanya Trans Aero, yang bawa Boeing 747 ke daerah-daerah ini. Nah, pesawat charter sekarang enggak ada, karena mungkin kesulitan. Nah ini tugasnya airlines Indonesia, apa itu Garuda, Lion Air atau siapa saja untuk angkut ini," imbuhnya.
Dia menambahkan, Indonesia juga bisa mengambil kesempatan atas konflik yang terjadi antara Rusia dengan Turki dan Mesir. Pasalnya, turis yang kerap bepergian ke dua daerah ini cukup besar sekitar 6 juta tiap tahun.
"Sekarang mendadak karena ada perang dan embargo itu, mereka enggak tahu pergi ke mana. Kita tadi sudah temukan dengan perwakilan turis Rusia. Mereka sepakat 25 ribu dulu deh untuk trial and error. Listnya, destinasinya sudah dikasih. Sekarang tinggal cari airlines-nya," tandas Didie.
(dmd)
Lihat Juga :