IRESS: Perpanjangan Kontrak Freeport Selalu Sarat KKN

Sabtu, 05 Desember 2015 - 09:59 WIB
IRESS: Perpanjangan...
IRESS: Perpanjangan Kontrak Freeport Selalu Sarat KKN
A A A
JAKARTA - Indonesia Resources Studies (IRESS) mengungkapkan bahwa perpanjangan kontrak karya PT Freeport Indonesia sejak dulu memang telah sarat dengan tindakan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Direktur Eksekutif IRESS, Marwan Batubara ‎mengungkapkan, bahwa setiap jelang perpanjangan kontrak raksasa tambang Amerika Serikat (AS) ini selalu muncul oknum pemburu rente yang memanfaatkan rencana perpanjangan kontrak tersebut.

"Sejak perpanjangan pertama pada 1967-1970 itu kontrak Freeport sarat KKN. Tidak bisa dipungkiri. Perpanjangan 1991-1994 sama juga. Bahkan yang melakukan KKN pada perpanjangan kedua itu masih hidup," katanya dalam Talkshow Polemik Radio Sindo Trijaya di Jakarta, Sabtu (5/12/2015).

‎Marwan mengungkapkan, pemerintah seharusnya tidak terlena dengan polemik dan ribut-ribut yang terjadi dalam rencana perpanjangan kontrak Freeport kali ini. Dia menganggap, bahwa yang penting saat ini adalah memenangkan renegosiasi kontrak dengan Freeport.

"Bahwa itu memang kita akui perlu dan kita apresiasi yang sudah diambil langkahnya oleh pemerintah. Saat bersamaan kita jangan lupa fokus utk renegosiasi kontrak," imbuh Marwan.

Menurutnya, langkah pemerintah memutus tradisi pemburu rente dalam kontrak Freeport‎ memang patut diapresiasi. Namun, pemerintah tetap jangan menerima saja perpanjangan kontrak tanpa mengubah persyaratan-persyaratan yang menguntungkan bagi Tanah Air. Jika tidak, maka sama saja tradisi di masa lalu tetap berputar dalam perpanjangan tersebut.

"Kita putus tradisi yang jelek, tapi kita tetap saja menerima apa yang sudah ada di MoU. Divestasi ingin IPO, smelter tidak di Papua, ada kerusakan lingkungan tidak dibayar, ini saya khawatir tradisi masa lalu tetap ada‎," tandasnya.

Baca:
Empat Paket Kebijakan Ekonomi Jilid VII Diluncurkan
(dyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
2 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
3 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
5 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
5 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
6 jam yang lalu
Infografis
Resmi! Shin Tae-yong...
Resmi! Shin Tae-yong Perpanjang Kontrak hingga 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved