BNI Bukukan Penjualan Sukuk Rp2,2 Triliun

Senin, 07 Desember 2015 - 18:16 WIB
BNI Bukukan Penjualan...
BNI Bukukan Penjualan Sukuk Rp2,2 Triliun
A A A
JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) berhasil membukukan penjualan Sukuk Negara Ritel seri SR-007 sebesar Rp2,247 triliun sejak masa penawaran antara 23 Februari 2015 hingga 6 Maret 2015. Angka itu telah mencapai 10,23% dari total volume penerbitan yang diambil pemerintah, sebesar Rp21,96 triliun.

"Sebagian besar penjualan SR-007 terdistribusi di Indonesia bagian barat (tidak termasuk Jakarta) sebesar lebih dari Rp1 triliun dengan jumlah investor sebanyak 2.279 orang," kata Direktur Konsumer Banking BNI Anggoro Eko Cahyo di Jakarta, Senin (7/12/2015).

Kemudian distribusi ke wilayah Jakarta senilai Rp640,95 miliar (925 investor), Indonesia Tengah sebesar Rp530,76 miliar (646 investor), dan Indonesia Bagian Timur dengan nilai Rp32,41 miliar (51 investor).

Anggoro melanjutkan, belakangan ini telah terjadi peningkatan sebaran ke Indonesia bagian timur sebesar 2,5 kali lebih besar dibanding SR-006. Menurutnya, ini menunjukkan bahwa upaya BNI untuk memeratakan distribusi Sukuk Ritel ke Indonesia bagian timur terus menunjukkan perkembangan.

Selain itu, kualitas penjualan yang dilakukan perseroan tergolong meningkat karena biaya yang dikeluarkan untuk program-program marketing terus menurun, yaitu tidak sampai separuhnya dari ongkos yang dikeluarkan pada penerbitan Sukuk Ritel seri SR-006. Apalagi, kata Anggoro, BNI sendiri mencatat masih tingginya potensi penjualan Sukuk Ritel, sehingga jika tidak dibatasi oleh kuota yang diberikan kepada BNI, maka jumlah penjualan SR-007 dapat lebih tinggi dari Rp2,247 triliun.

Penjualan SR-007 lebih efisien karena biaya yang dikeluarkan lebih sedikit. "Dengan demikian, BNI turut membantu pemerintah untuk memenuhi target pembiayaan dalam APBN secara lebih efisien dan lebih merata," ujarnya.

Atas pencapaian kinerja tersebut, Kementerian Keuangan Republik Indonesia menetapkan BNI sebagai Agen Penjual Sukuk Negara Ritel seri SR-007 Terbaik Pertama. Salah satu penilaian utamanya adalah karena BNI mampu meningkatkan distribusi pemasaran Sukuk Negara Ritel SR-007 ke Indonesia Bagian Timur 2,5 kali lebih besar dibandingkan sebaran produk sejenis sebelumnya, yaitu SR-006.

Anggoro mengungkapkan, penghargaan sebagai Agen Penjual Terbaik Pertama tersebut disampaikan Menteri Keuangan RI Bambang P Soemantri Brodjonegoro kepada BNI dalam acara investor gathering yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan RI.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BNI Hadir Lebih Dekat...
BNI Hadir Lebih Dekat di HUT ke-79, Sapa Nasabah Rayakan Momen Perjalanan Tumbuh Bersama
HUT BNI ke-74, Pegawai...
HUT BNI ke-74, Pegawai dan Serikat Pekerja Sebar 146.000 Paket Sembako
BNI Ubah Jam Operasional...
BNI Ubah Jam Operasional Selama Bulan Ramadan
BNI Catat Kenaikan Transaksi...
BNI Catat Kenaikan Transaksi Nasabah Premium di Private Event BNI-Emirates Travel Fair 2025
Peringati HUT ke-76,...
Peringati HUT ke-76, BNI Terus Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan SDM
Bantu Perangi COVID-19,...
Bantu Perangi COVID-19, UKM Binaan BNI Turut Produksi APD
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
57 menit yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved