IMA Sebut 50% Pemegang Izin Tambang Bermasalah

Kamis, 10 Desember 2015 - 23:06 WIB
IMA Sebut 50% Pemegang...
IMA Sebut 50% Pemegang Izin Tambang Bermasalah
A A A
JAKARTA - Indonesia Mining Association (IMA) mengungkapkan bahwa 50% perusahaan tambang pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) bermasalah. Pasalnya, mereka tidak mematuhi ketentuan clean and clear (CNC) untuk perusahaan tambang.

(Baca Juga: Bisnis Tambang RI Disarankan Hapus Sistem Kontrak Karya)

Ketua Umum IMA Martiono Hadianto menuturkan saat ini jumlah perusahaan tambang pemegang IUP mencapai 10.640 perusahaan. Jumlah tersebut membengkak lantaran dilimpahkannya kewenangan pemberian izin dari pemerintah pusat ke daerah.

"Saat ini pemerintah kabupaten telah memberikan IUP sebanyak 10.640. Ini awalanya adalah karena pada 2002 pemerintah pusat menyerahkan kewenangan pemberian IUP kepada kabupaten," katanya di Jakarta, Kamis (10/12/2015).

Dia menilai, pemerintah saat ini belum serius menertibkan perusahaan tambang yang bermasalah tersebut. Akibatnya, banyak dari mereka yang belum memenui kaidah CNC.

"Apa ini artinya ada masalah, tapi kasus ini tidak pernah diangkat jadi satu masalah. Saya ingin mendalami yang disebut CNC adalah secara admistratif sudah benar dan tidak ada tumpang tindih, artinya lebih dari 50% secara admistratif tidak benar," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Isu Terima Izin Tambang,...
Isu Terima Izin Tambang, Muhammadiyah Gelar Konsolidasi Nasional Akhir Pekan Ini
Penertiban Aktivitas...
Penertiban Aktivitas Pertambangan Tanpa Izin Harus Tuntas
Perpanjangan Kontrak...
Perpanjangan Kontrak Vale Menjadi IUPK Perlu Kajian Tim Independen
Tata Kelola Tambang...
Tata Kelola Tambang Diperbaiki, Galian Tambang Harus Direboisasi Kembali
Bagi-bagi Izin Tambang...
Bagi-bagi Izin Tambang Dikhawatirkan Rusak Tata Kelola Sektor Minerba
Survei Mengungkapkan...
Survei Mengungkapkan Kebijakan Konsesi Tambang Menimbulkan Polarisasi di Internal Ormas
Berita Terkini
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
4 jam yang lalu
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
4 jam yang lalu
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
5 jam yang lalu
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
5 jam yang lalu
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
5 jam yang lalu
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
5 jam yang lalu
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved