Menteri PUPR Optimistis Mampu Serap 6% Anggaran Sejak Awal 2016
Minggu, 20 Desember 2015 - 23:47 WIB
Menteri PUPR Optimistis Mampu Serap 6% Anggaran Sejak Awal 2016
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono optimis mampu menyerap sebanyak 6% anggaran belanja dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2016, sejak awal tahun.
Hal ini lantaran, berbagai proyek yang dicanangkan telah mulai ditenderkan sejak akhir 2015 serta Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) yang telah dirampungkan.
Dia mengatakan, pada tahun ini serapan anggaran untuk belanja infrastruktur kurang maksimal. Bahkan, pada pertengahan tahun atau pada Juni 2015 baru terserap 6% hingga 7%.
"Target serapan anggaran sekitar 6% pada Januari. Kalau selama ini biasanya Juni baru 6% sampai 7%," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (14/12/2015).
Menurutnya, dengan upaya percepatan penyerapan anggaran yang dilakukan pemerintah saat ini maka hingga akhir tahun serapan diyakini bisa lebih maksimal.
"Dengan itu (upaya percepatan penyerapan anggaran), sampai akhir tahun saya harap bisa maksimal. Tahun ini (serapan) fisik sudah 85%, keuangan 80%, jadi target 90%," tandasnya.
Hal ini lantaran, berbagai proyek yang dicanangkan telah mulai ditenderkan sejak akhir 2015 serta Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) yang telah dirampungkan.
Dia mengatakan, pada tahun ini serapan anggaran untuk belanja infrastruktur kurang maksimal. Bahkan, pada pertengahan tahun atau pada Juni 2015 baru terserap 6% hingga 7%.
"Target serapan anggaran sekitar 6% pada Januari. Kalau selama ini biasanya Juni baru 6% sampai 7%," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (14/12/2015).
Menurutnya, dengan upaya percepatan penyerapan anggaran yang dilakukan pemerintah saat ini maka hingga akhir tahun serapan diyakini bisa lebih maksimal.
"Dengan itu (upaya percepatan penyerapan anggaran), sampai akhir tahun saya harap bisa maksimal. Tahun ini (serapan) fisik sudah 85%, keuangan 80%, jadi target 90%," tandasnya.
(dol)
Lihat Juga :