Wall Street Reli Setelah Harga Minyak Sedikit Pulih

Rabu, 23 Desember 2015 - 07:35 WIB
Wall Street Reli Setelah...
Wall Street Reli Setelah Harga Minyak Sedikit Pulih
A A A
NEW YORK - Indeks Wall Street kemarin ditutup meroket setelah harga minyak sedikit pulih dan data ekonomi AS menunjukkan pertumbuhan cukup sehat pada kuartal ketiga.

Seperti dikutip dari Reuters, Rabu (23/12/2015), Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir 0,96% lebih tinggi, dengan saham Caterpillar (CAT.N) naik 4,86% pada kenaikan terbesar satu hari sejak Oktober.

Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir naik 165,65 poin menjadi 17.417,27. Indeks S&P 500 naik 0,88% menjadi 2.038,97 dan Nasdaq Composite naik 0,65% menjadi 5.001,11.

Harga minyak naik tipis dari posisi terendah 11-tahun meskipun masih terjadi kekhawatiran kelebihan pasokan global dan permintaan.

Perbaikan tersebut sudah cukup untuk mendorong dektor energi Indeks S&P sebesar 1,22% lebih tinggi. Sektor ini telah menjadi pemain terburuk pada 2015, jatuh sekitar 24% sejauh tahun ini. Saham Chevron (CVX.N) menguat 1,15%.

Naik di akhir tahun yang diinginkan oleh pasar di Wall Street, indeks S&P 500 telah kehilangan 2% pada Desember. Ini masih 1% lebih rendah untuk 2015 setelah mencapai kenaikan tertinggi tahun ini pada Mei dan kemudian jatuh pada Agustus lebih kesulitan di pasar saham China.

Sebelumnya pada Selasa Departemen Perdagangan AS memangkas pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga ke 2% pada laju tahunan dari 2,1% yang diperkirakan sebelumnya.

Volume perdagangan diharapkan menjadi baik untuk sisa pekN ini, dengan pasar saham AS yang beroperasi sesi singkat pada hari Kamis dan penutupan pada Jumat untuk libur Natal.

Saham Teknologi Micron (MU.O) turun 2,9% setelah pembuat chip membukukan laporan kuartal pertama yang mengecewakan.

Saham Ford (FN) melonjak 3,42% setelah Automotive News melaporkan bahwa produsen mobil itu dalam pembicaraan dengan Google untuk membantu membangun mobil self-driving.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
13 menit yang lalu
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
32 menit yang lalu
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
2 jam yang lalu
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
9 jam yang lalu
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
10 jam yang lalu
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
10 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved