Tarif Angkutan Turun jika BBM Dipangkas Rp1.000/Liter

Jum'at, 25 Desember 2015 - 19:33 WIB
Tarif Angkutan Turun...
Tarif Angkutan Turun jika BBM Dipangkas Rp1.000/Liter
A A A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal DPP Organisasi Angkutan Darat (Organda) Ateng Aryanto mengatakan, tarif angkutan umum kelas ekonomi bisa turun jika harga bahan bakar minyak (BBM) turun Rp1.000/liter atau lebih.

(Baca: Harga Premium Resmi Turun Jadi Rp7.150/Liter, Solar Rp5.950).

Namun, jika penurunan harga BBM tidak sampai angka tersebut, maka tarif angkutan umum pun sulit untuk diturunkan. Karena yang perlu diperhatikan tidak hanya penumpang tapi juga supir angkutannya.

"Kita berdoa saja, semoga penurunan harga BBM yang banyak dapat kita nikmati, karena dapat mengkompensasi kenaikan komponen penyusun tarif yang lain dan bahkan ada. Sehingga akhirnya tarif bisa turun (jika BBM turun sampai Rp1000/liter)" jelasnya kepada Sindonews di Jakarta, Jumat (25/12/2015).

Namun demikian, lanjut dia, skema tarif ekonomi secara keseluruhan seharusnya sudah berubah, jadi tarif ekonomi ditetapkan berdasarkan ability to pay dari masyarakat pengguna. (Baca: Harga BBM Turun, Organda Tak Akan Turunkan Tarif).

"Saya yakin, jika itu jauh di bawah cost accounting, maka tinggal otoritas menyubsidi kepada pengusaha, gejolak tarif sudah tidak akan dibebankan kepada masyarakat baik sebagai pengguna maupun operator angkutan kelas ekonomi," pungkas Ateng.

Baca Juga:

Pemerintah Jangan Kaitkan Harga BBM dengan Rugi Pertamina

Alasan Penurunan Harga Solar Lebih Besar dari Premium

Harga Premium Diklaim Bisa Turun di Bawah Rp6.000/Liter

Pemerintah Dinilai Terlambat Turunkan Harga BBM
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jokowi Ubah Aturan Distribusi...
Jokowi Ubah Aturan Distribusi dan Harga Jual Eceran BBM, Premium Gimana?
Perubahan Harga BBM...
Perubahan Harga BBM RI dalam 10 Tahun Terakhir, Premium Sempat Rp4.500/Liter
Subsidi Energi Bengkak...
Subsidi Energi Bengkak hingga Rp502 Triliun, Pengamat: Hapus Premium!
Premium dan Pertalite...
Premium dan Pertalite Dihapus, Pemerintah Tetap Harus Subsidi BBM
Varian BBM Terlalu Banyak,...
Varian BBM Terlalu Banyak, Masyarakat Sulit Beralih dari Premium -
Mitos atau Fakta Bensin...
Mitos atau Fakta Bensin Oktan Tinggi Bikin Irit
Berita Terkini
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
19 menit yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
10 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
11 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
11 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
11 jam yang lalu
Infografis
Diskon Tarif Tol Lebaran...
Diskon Tarif Tol Lebaran 2026 Sampai 30%, Cek Tanggal Berlakunya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved