Dibantu Rupiah, IHSG Bakal Bergerak di Kisaran 4.502-4.608
Selasa, 29 Desember 2015 - 07:52 WIB
Dibantu Rupiah, IHSG Bakal Bergerak di Kisaran 4.502-4.608
A
A
A
JAKARTA - Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini akan bergerak di kisaran 4.502-4.608.
Dia menjelaskan IHSG akan bergerak dalam fase konsolidasi jelang hari-hari terakhir di penghujung tahun 2015 dengan pola pergrakan masih akan terlihat flat. "Dengan tekanan yang sudah terbatas, potensi naik masih terlihat untuk mencapai resistance yang berada di level 4.608," ujarnya di Jakarta, Selasa (29/28/2015).
Menurutnya selama support masih mampu bertahan baik di level 4.502, kondisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) yang cukup stabil juga turut mengurangi tekanan.
"Mengurangi tekanan yang terjadi terhadap pergerakan IHSG, hari ini IHSG berpotensi melanjutkan penguatan," pungkasnya.
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), Kimia Farma Tbk (KAEF), Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), Pakuwon Jati Tbk (PWON), Bank Central Asia Tbk (BBCA), Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), dan INDF.
Dia menjelaskan IHSG akan bergerak dalam fase konsolidasi jelang hari-hari terakhir di penghujung tahun 2015 dengan pola pergrakan masih akan terlihat flat. "Dengan tekanan yang sudah terbatas, potensi naik masih terlihat untuk mencapai resistance yang berada di level 4.608," ujarnya di Jakarta, Selasa (29/28/2015).
Menurutnya selama support masih mampu bertahan baik di level 4.502, kondisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) yang cukup stabil juga turut mengurangi tekanan.
"Mengurangi tekanan yang terjadi terhadap pergerakan IHSG, hari ini IHSG berpotensi melanjutkan penguatan," pungkasnya.
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), Kimia Farma Tbk (KAEF), Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), Pakuwon Jati Tbk (PWON), Bank Central Asia Tbk (BBCA), Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), dan INDF.
(akr)
Lihat Juga :