Waktu Penurunan Harga BBM Terancam Mundur

Selasa, 29 Desember 2015 - 19:13 WIB
Waktu Penurunan Harga...
Waktu Penurunan Harga BBM Terancam Mundur
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengungkapkan, waktu penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar yang semula akan diberlakukan 5 Januari 2016 terancam mundur. (Baca: Harga Premium Resmi Turun Jadi Rp7.150/Liter, Solar Rp5.950).

Hal tersebut mengingat skema dan mekanisme dana ketahanan energi yang hingga kini masih belum jelas. Pengunduran waktu penurunan harga BBM bisa diberlakukan jika dianggap lebih baik menunggu untuk menyelaraskan seluruh aturan terkait dana ketahanan energi.

Saat ini, pihaknya tengah menggodok aturan baru sebagai pelengkap Undang-Undang (UU) Nomor 30 tahun 2007 dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 79 tahun 2014 untuk memungut dana ketahanan energi. (Baca: Yusril: Pungutan Dana Ketahanan Energi Langgar Aturan).

"5 Januari bisa kita undur (penurunan harga BBM). Kan harga minyak itu katanya enggak boleh diserahkan ke pasar semata-mata. Kalau dianggap lebih baik diundur untuk menyelaraskan semua, ya bisa saja. Tapi kalau aturannya sudah siap ya nanti kita jalankan," katanya di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Selasa (29/12/2015).

Menurutnya, penurunan harga premium dan solar pada awalnya seharusnya diberlakukan mulai 1 Januari 2016. Namun, karena PT Pertamina (Persero) sedang migrasi sistem serta menunggu stok BBM yang lama habis, maka diputuskan baru akan berlaku 5 Januari 2016. (Baca: Sudirman Said Klaim Sudah Komunikasi dengan DPR).

"Kan kemarin harusnya 1 Januari juga, tapi karena Pertamina sedang migrasi sistem, sambil menunggu stok lama habis, tadi saya ingin menggarisbawahi, kalau kita orientasinya itu resolusi tidak ada yang sulit. Dan jangan dipersulit. Kalau nyarinya kesulitan ya ketemu saja. Jadi mari kita cari solusi dan semua bisa dicari jalannya‎," jelas dia.

Sementara, terkait dana ketahanan energi, pemerintah akan membahas hal tersebut pada level Kementerian Koordinator bidang Perekonomian besok. Pada dasarnya, ide pemungutan dana ketahanan energi bisa berasal dari beberapa sumber selain dari penjualan harga BBM.

"Sebetulnya sumbernya macam macam bisa dari APBN. Kalau ide ini disepakati Komisi VII, kemudian dibawa ke Banggar selesai juga itu bisa dialokasikan secara khusus," terang Sudirman. (Baca: Harga Baru BBM Dipotong demi Jalankan Dana Ketahanan Energi).

Selain itu, sambung mantan Bos Pindad ini, dana tersebut juga bisa berasal dari penghilangan subsidi tetap untuk solar yang saat ini sebesar Rp1.000 per liter, atau bahkan melalui pungutan kepada badan usaha khusus yang memang bisa diatur.

"‎Sumber bisa macam-macam. Ini adalah suatu proses menggelindingkan konsep yang sudah lama dibicarakan, tapi belum terlaksana. Jadi saya kira besok kita sudah siapkan presentasi proposal dan sebagainya. Setelah dibahas dengan Menko, Menkeu, Bappenas, kita akan coba jelaskan ke masyarakat,‎" tandasnya.

Baca Juga:

Tak Ada Dasar Hukum, Pungutan Dana Ketahanan Energi Rawan Korupsi

Pungutan Dana Ketahanan Energi Harus Transparan

Sudirman Said: Dana Ketahanan Energi untuk Generasi Mendatang
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Cadangan BBM RI Lebih...
Cadangan BBM RI Lebih Tinggi Dibandingkan Beberapa Negara, Masyarakat Diminta Tenang
Kenaikan Harga BBM Non...
Kenaikan Harga BBM Non Subsidi Jadi Peluang Menjaga Ketahanan Energi
5 Kilang Minyak Terbesar...
5 Kilang Minyak Terbesar di Indonesia
Pungutan Dana Energi...
Pungutan Dana Energi Terbarukan Bisa Mencontoh Negeri Jiran
Pastikan Keandalan Pasokan,...
Pastikan Keandalan Pasokan, Dekom Pertamina Patra Niaga Tinjau Operasional TBBM Ujung Berung
Pertamina Pastikan Ketahanan...
Pertamina Pastikan Ketahanan Energi Selama Pandemi
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
22 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
3 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved