PT KAI Berlakukan Tarif Baru Per 1 Januari 2016

Kamis, 31 Desember 2015 - 08:57 WIB
PT KAI Berlakukan Tarif...
PT KAI Berlakukan Tarif Baru Per 1 Januari 2016
A A A
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) belum lama ini melakukan penandatanganan Kontrak Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik (Public Service Obligation/PSO) dengan Kementerian Perhubungan.

Dalam kontrak tersebut disebutkan bahwa Pemerintah memberikan dana kewajiban pelayanan publik (PSO) kepada penumpang KA ekonomi sebesar Rp1,827,380,508,000, meningkat 20% dari 2015 sebesar Rp1.523.737.021.893. Kontrak ini berlaku mulai 1 Januari hingga 31 Desember 2016.

Jumlah subsidi Rp1,827 triliun itu akan dialokasikan untuk KRL (Kereta Rel Listrik) Jabodetabek sebesar Rp 1,115,048,571,843; KA ekonomi jarak jauh Rp105.766.153.335; Sedang Rp133.508.909.978; KA Jarak Dekat Rp409,034,951,171; KRD Ekonomi Rp62,556,343,116; dan KA Lebaran Rp1.465.578.558.

Vice President Public Relations PT KAI Agus Komarudin mengatakan, tahun ini alokasi subsidi terbesar diberikan kepada penumpang KRL. Nilai subsidi yang diberikan untuk penumpang KRL tahun ini naik 30% dari 2015 sebesar Rp. 858.120.344.409.

"Alokasi subsidi terbesar ini diberikan kepada penumpang KRL untuk menjaga tarif sehingga tetap terjangkau, dengan begitu masyarakat di Jabodetabek dan sekitarnya diharapkan akan tetap memilih menggunakan moda transportasi KRL daripada kendaraan pribadi," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (31/12/2015).

Menurutnya, berdasarkan kontrak penyelenggaraan PSO bidang angkutan KA pelayanan kelas ekonomi tahun anggaran 2016 ini, ada beberapa KA baru yang tahun ini mulai mendapatkan subsidi sehingga statusnya berubah dari KA Komersial menjadi KA Non Komersial (PSO).

"Bagi penumpang yang telah membeli tiket KA-KA tersebut di atas dengan tarif yang masih mengacu pada kontrak PSO 2015, maka PT KAI akan mengembalikan selisih tarif kepada penumpang sesuai dengan ketentuan," pungkasnya.

Penandatanganan kontrak ini dilakukan berdasarkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Satuan Kerja Direktorat Jenderal Perkeretaapian Tahun Anggaran 2016 yang tertuang dalam kontrak No. PL.102/A.682/DJKA/12/15 dan No. HK.221/XII/53/KA-2015 tanggal 22 Desember 2015.

Adapun angkutan KA yang berubah statusnya menjadi KA besubsidi adalah:

PT KAI Berlakukan Tarif Baru Per 1 Januari 2016


Selain itu, terdapat pula beberapa KA yang per 1 April 2016 berdasarkan kontrak PSO 2016, tidak lagi menerima subsidi dari pemerintah, yakni:

1. KA Kertajaya (Pasar Senen-Surabaya Pasar Turi)

2. KA Kutojaya Utara (Pasar Senen-Cirebon-Kutoarjo)

3. KA Progo (Lempuyangan-Pasar Senen)

4. KA Tawang Jaya (Semarang Poncol-Pasar Senen)

5. KA Tegal Arum (Tegal-Pasar Senen)

Berikut adalah daftar KA-KA PSO yang mengalami penyesuaian tarif per 1 Januari 2016:

PT KAI Berlakukan Tarif Baru Per 1 Januari 2016
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siap-siap War Tiket...
Siap-siap War Tiket Kereta Api Promo, Catat Tanggal dan Syaratnya
KAI Ganti Kebijakan,...
KAI Ganti Kebijakan, Pengembalian Dana Pembatalan Tiket Maksimal 7 Hari
KA Jarak Jauh Kembali...
KA Jarak Jauh Kembali Beroperasi, 950 Penumpang Diberangkatkan
KAI Telah Menjual 86...
KAI Telah Menjual 86 Persen Tiket Mudik Lebaran 2022
Sebar Promo Menarik...
Sebar Promo Menarik di KAI Expo 2022, Harga Tiket Kereta Mulai dari Rp7.000 hingga Rp150.000
Berburu Flash Sale KAI,...
Berburu Flash Sale KAI, Konsumen Girang Dapat Tiket Kereta Mudik Rp75.000 dari Harga Normal Rp750.000
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
30 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
59 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
11 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Resmi Turun Lagi per 1 Oktober 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved