Cuti, Menteri Susi Tetap Pantau Sepak Terjang Kementerian KKP
Kamis, 31 Desember 2015 - 12:55 WIB
Cuti, Menteri Susi Tetap Pantau Sepak Terjang Kementerian KKP
A
A
A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti yang saat ini tengah cuti dijelaskan masih tetap memantau aktivitas kementeriannya. Kepala Biro Kerjasama dan Humas Kementerian KKP Lily Aprilya Pregiawati menerangkan bahwa Menteri Susi mengajukan cuti hingga 8 Januari 2016.
"Tapi beliau (Menteri Susi) tidak diam saja, lihat aja di Twitter. Tetap mantau," jelasnya saat ditemui ketika Kementerian KKP memberikan kado akhir tahun dengan menenggelamkan 10 kapal asing ilegal di Gedung KKP, Kamis (31/12/2015).
Dalam acara kegiatan penenggelaman kapal asing ilegal yang melintas di perairan Indonesia, Menteri Susi tidak bisa hadir karena tengah berkunjung ke Amerika Serikat (AS). "Beliau mengajukan cuti ke Pak Jokowi dari 18 Desember, abis dari Inggris langsung. Ya banyak lah, ke Amerika Serikat juga," tandasnya.
Sementara itu Satuan Tugas Pemberantasan Penangkapan Ikan Secara Ilegal (Satgas 115) hari ini telah menenggelamkan lagi 10 kapal asing ilegal yang tertangkap di wilayah Tarakan, Belawan, Ranai, dan Tahuna. Rinciannya adalah 1 buah berukuran 85 grosston (GT) dengan nomor lambung KHF 1868 asal Malaysia dan 1 kapal berukuran 110 GT dengan nomor JHF 8429 T asal Malaysia.
Selanjutnya ada 2 buah kapal yaitu FB Small Dave Ukuran 35 GT dan FB Boko Boko ukuran 30 GT yang keduanya berasal dari Filipina. Terakhir 6 buah kapal, yaitu KM Pahala ukuran 2 GT, KM 09 ukuran 2 GT, KM Cinta Bahari 04 ukuran 2 GT, KM Cinta Bahari 07 ukuran 2 GT, KM Cinta Bahari 09 ukuran 1 GT, KM Cinta Bahari 12 ukuran 1 GT.
"Tapi beliau (Menteri Susi) tidak diam saja, lihat aja di Twitter. Tetap mantau," jelasnya saat ditemui ketika Kementerian KKP memberikan kado akhir tahun dengan menenggelamkan 10 kapal asing ilegal di Gedung KKP, Kamis (31/12/2015).
Dalam acara kegiatan penenggelaman kapal asing ilegal yang melintas di perairan Indonesia, Menteri Susi tidak bisa hadir karena tengah berkunjung ke Amerika Serikat (AS). "Beliau mengajukan cuti ke Pak Jokowi dari 18 Desember, abis dari Inggris langsung. Ya banyak lah, ke Amerika Serikat juga," tandasnya.
Sementara itu Satuan Tugas Pemberantasan Penangkapan Ikan Secara Ilegal (Satgas 115) hari ini telah menenggelamkan lagi 10 kapal asing ilegal yang tertangkap di wilayah Tarakan, Belawan, Ranai, dan Tahuna. Rinciannya adalah 1 buah berukuran 85 grosston (GT) dengan nomor lambung KHF 1868 asal Malaysia dan 1 kapal berukuran 110 GT dengan nomor JHF 8429 T asal Malaysia.
Selanjutnya ada 2 buah kapal yaitu FB Small Dave Ukuran 35 GT dan FB Boko Boko ukuran 30 GT yang keduanya berasal dari Filipina. Terakhir 6 buah kapal, yaitu KM Pahala ukuran 2 GT, KM 09 ukuran 2 GT, KM Cinta Bahari 04 ukuran 2 GT, KM Cinta Bahari 07 ukuran 2 GT, KM Cinta Bahari 09 ukuran 1 GT, KM Cinta Bahari 12 ukuran 1 GT.
(akr)
Lihat Juga :