Penguatan IHSG Diperkirakan Masih Tertahan
Kamis, 07 Januari 2016 - 08:03 WIB
Penguatan IHSG Diperkirakan Masih Tertahan
A
A
A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berpeluang penguatan, meski akan terbatas. Menurutnya sentimen selanjutnya yang datang dari dalam negeri yakni cadangan devisa akhir tahun 2015.
Sementara dari Eropa, diterangkan yang mempengaruhi di antaranya tingkat kepercayaan konsumen, penjualan ritel dan gambaran perkembangan pasar keuangan, ekonomi dan moneter pada pertemuan European Central Bank (ECB) awal tahun 2016. "Dengan range pergerakan yang akan berada di level 4.580-4.650," ujarnya di Jakarta, Kamis (7/1/2016).
Sementara IHSG kemarin bergerak cukup optimis dari awal sesi dengan ditutup +51,16 poin sebesar +1,12% di level 4.608,98. Antusias investor terhadap realisasi anggaran dan penurunan harga BBM bersubsidi masih menjadi angin pendorong penguatan indeks.
Setelah data tingkat kepercayaan konsumen di Indonesia naik dan berkontraksi terhadap ekspetasi. Spekulasi mengenai pergantian menteri yang akan terjadi pada bulan Januari menjadi sentimen tersendiri. "Investor asing pun terlihat masuk sebesar Rp385,01 miliar," pungkasnya.
Sementara dari Eropa, diterangkan yang mempengaruhi di antaranya tingkat kepercayaan konsumen, penjualan ritel dan gambaran perkembangan pasar keuangan, ekonomi dan moneter pada pertemuan European Central Bank (ECB) awal tahun 2016. "Dengan range pergerakan yang akan berada di level 4.580-4.650," ujarnya di Jakarta, Kamis (7/1/2016).
Sementara IHSG kemarin bergerak cukup optimis dari awal sesi dengan ditutup +51,16 poin sebesar +1,12% di level 4.608,98. Antusias investor terhadap realisasi anggaran dan penurunan harga BBM bersubsidi masih menjadi angin pendorong penguatan indeks.
Setelah data tingkat kepercayaan konsumen di Indonesia naik dan berkontraksi terhadap ekspetasi. Spekulasi mengenai pergantian menteri yang akan terjadi pada bulan Januari menjadi sentimen tersendiri. "Investor asing pun terlihat masuk sebesar Rp385,01 miliar," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :