Hadapi Pasar Bebas ASEAN, Bea Cukai Pelindung Industri Nasional

Jum'at, 08 Januari 2016 - 13:45 WIB
Hadapi Pasar Bebas ASEAN,...
Hadapi Pasar Bebas ASEAN, Bea Cukai Pelindung Industri Nasional
A A A
JAKARTA - Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang mulai berlaku awal tahun 2016 ini, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menjanjikan bahwa pihaknya akan melindungi dan mensupport industri nasional.

"Menghadapi MEA ini, fungsi DJBC salah satunya adalah melindungi dan support industri nasional. Ini kita lakukan dengan menindak atau menegakan hukum impor ilegal," kata Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi di kantornya, Jakarta, Jumat (8/1/2016)

Dia menambahkan terkait insentif fiskal atau kemudahan clearance, menurutnya pihaknya masih mencoba menurunkan waktu dwelling time lewat enam kebijakan yang sudah dikeluarkan Kemenkeu. Selain itu diterangkan juga olehnya akan ada insentif fiskal berupa kemudahan fiskal berupa penangguhan

Menurutnya dengan ada kawasan berikat, maka akan keluar juga kemudahan impor untuk tujuan ekspor UKM (Usaha Kecil Menengah). "Dari segi ekstensifikasi kami akan kerja sama dengan kementerian terkait, melakukan diskusi dengan pengusaha. Kemudian, bicara dengan DPR," sambungnya.

Namun demikian, Dia mengatakan ekstensifikasi tidak berangkat dari berapa besar uang yang diterima oleh DJBC. Prinsipnya adalah pajak yang dipakai sebagai alat untuk kendalikan konsumsi dan peredaran.

"Maka bagaimana kami membatasi, baik konsumsi ataupun peredaran yang instrumennya cukai. Kalau dalam pembatasan itu, kami dapat revenue, itu konsekuensi penggunaan instrumen pajak dalam pengawasan. Kami belum bisa tentukan berapa besar cukai yang dihasilkan," jelasnya.

Ditempat yang sama, menurut Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo yang juga datang dalam acara tersebut mengatakan, dalam mengaadapi MEA, peran DJBC akan sangat strategis untuk pengembangan dan pertumbuhan ekonomi nasional.

"Kami bantu Presiden untuk support ekonomi nasional. Toolsnya atau instrumennya adalah pengawasan, tapi juga ada dengan fiskal. Jadi ada yang berkaitan dengan bea masuk dan keluar. Maka ada perlindungan terhadap industri dalam negeri. Kami ingin peran DJBC lebih optimal," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Resmi Menaikkan...
Pemerintah Resmi Menaikkan Cukai Rokok 10 Persen untuk Tahun Depan
DJBC Sulawesi Bagian...
DJBC Sulawesi Bagian Selatan Ikut Meriahkan Hari Bea Cukai ke-75
Cukai Naik, Kemenkeu...
Cukai Naik, Kemenkeu Prediksi Produksi Rokok Turun 3,3 Persen
Gaji dan Tunjangan Pegawai...
Gaji dan Tunjangan Pegawai Bea Cukai Berbagai Golongan, Ada Sampai Puluhan Juta Sebulan
Sebut Netizen Babu dan...
Sebut Netizen Babu dan Bacot, Pegawai Bea Cukai Ini Kena Sanksi
Pelayanan Bea dan Cukai...
Pelayanan Bea dan Cukai Dipastikan Tetap Lancar Meski Gunakan Sistem Manual
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved