USD Kalah Lawan Yen, Rupiah Ditutup Terperosok

Selasa, 12 Januari 2016 - 16:55 WIB
USD Kalah Lawan Yen,...
USD Kalah Lawan Yen, Rupiah Ditutup Terperosok
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sore hari ini ditutup terperosok di zona merah, di tengah menguatnya yen terhadap USD.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada pada level Rp13.890/USD, dengan kisaran harian Rp13.810-Rp13.925/USD. Posisi tersebut memburu 50 poin dibanding posisi kemarin di level Rp13.840/USD.

Rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp13.915/USD. Posisi itu melempem 40 poin dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.875/USD.

Sementara, rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp13.909/USD. Posisi itu melemah 48 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.861/USD.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.835/USD. Posisi ini lebih baik dari penutupan kemarin di level Rp13.935/USD.

Seperti dikutip dari Reuters, investor lebih memilih yen daripada memainkan yuan yang lebih berisiko tinggi, termasuk dolar Australia dan Selandia Baru, dan menilai bahwa stabilitas yuan bukan akhir dari depresiasi yang telah memukul pasar global.

USD terhadap yen tergelincir 0,3% menjadi 117,47, setelah kemarin jauh melemah pada posisi 116,70 atau terlemah sejak 24 Agustus. Sementara, euro terhadap USD naik 0,2% menjadi USD1,0876.

Kepala Riset Omni Macro Fund yang berbasis di London Chris Morrison telah bertaruh terhadap yuan sejak awal 2014. "Minat dalam perdagangan ini baru saja meningkat secara eksponensial. Saya telah menerima 50 email per hari pada RMB (yuan) pekan lalu," katanya.

"Kami melihat bahwa sebagai alasan jangka pendek untuk mengurangi posisi kami. Akan ada konsolidasi, tapi kami tetap berkomitmen," imbuhnya.

Beberapa bank telah memangkas proyeksi mereka untuk yuan menjadi sekitar 7 per dolar pada akhir tahun ini, dibandingkan pada posisi hari ini di level 6,58 per USD.

Penurunan harga minyak mendekati USD30 per barel juga membuat dolar Kanada terhadap USD ke level terendah.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
9 menit yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
2 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
2 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
11 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
12 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved