Wall Street Menguat di Tengah Penurunan Harga Minyak

Rabu, 13 Januari 2016 - 08:24 WIB
Wall Street Menguat...
Wall Street Menguat di Tengah Penurunan Harga Minyak
A A A
NEW YORK - Indeks Wall Street kemarin ditutup menguat di tengah merosotnya harga minyak dunia di bawah USD30 per barel.

Seperti dikutip dari Reuters, Rabu (13/1/2016), Indeks saham AS ditutup kuat di sesi perdagangan volatile, dan saham Eropa juga naik hingga 1,1% setelah empat sesi mengalami penurunan.

Pasar China stabil dan harga minyak tergelincir yang telah terguncang sentimen dalam ekuitas pada awal 2016. Saham China ditutup lebih tinggi kemarin karena Bank Sentral China (PBoC) berusaha menstabilkan yuan. Namun, harga minyak merosot lebih dari 2%, gagal untuk mempertahankan reli awal.

Eric Kuby, kepala investasi di North Star Investment Management Corp di Chicago mengatakan, naiknya saham tersebut mungkin menunjukkan bahwa investor ekuitas menyisihkan minyak dan China sebagai faktor utama yang mendorong harga saham.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 117,65 poin atau 0,72% ke 16,516.22, indeks S&P 500 naik 15,01 poin atau 0,78% menjadi 1,938.68 dan Nasdaq Composite bertambah 47,93 poin atau 1,03% ke 4,685.92.

Saham Apple naik 1,5% setelah upgrade broker, membantu kenaikan Wall Street. Investor menunggu musim laporan pendapatan perusahaan untuk memulai dengan sungguh-sungguh dalam seminggu.

"Kami melihat penurunan besar di pasar Amerika," kata Brad McMillan, kepala investasi untuk Commonwealth Keuangan di Waltham, Massachusetts.

"Sekarang, kita telah melihat itu cukup banyak stabil. Saya pikir pada saat ini mungkin kita menstabilkan kecuali kita melihat turun lagi dari China," imbuhnya.

Di Eropa, update perusahaan yang solid dari pengecer berhasil mendorong saham. Sementara, Indeks MSCI untuk saham global naik 0,3% setelah delapan sesi mengalami penurunan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
4 jam yang lalu
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
5 jam yang lalu
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
5 jam yang lalu
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
5 jam yang lalu
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
6 jam yang lalu
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
6 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved