RI Masuk Anggota TPP Usai Pemilu AS

Kamis, 14 Januari 2016 - 00:31 WIB
RI Masuk Anggota TPP...
RI Masuk Anggota TPP Usai Pemilu AS
A A A
JAKARTA - Trans-Pacific Partnership (TPP) diperkirakan akan membuka pendaftaran anggota baru usai pemilihan umum (pemilu) di Amerika Serikat (AS), pada 8 November 2016. Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat kunjungan kerja ke AS beberapa waktu lalu telah menyatakan minat agar Indonesia dapat masuk menjadi salah satu bagian dalam kerja sama lintas pasifik tersebut.

Lantas, akankah Indonesia mengambil peluang tersebut dengan mendaftarkan diri usai Pemilu AS akhir 2016?

Direktur Jenderal Kerja Sama Perdagangan Internasional (KPI) Kementerian Perdagangan, Bachrul Chairi mengemukakan, ratifikasi perjanjian tersebut rencananya akan dilakukan sebelum pemilu di AS. Satu tahun setelah pemilu baru pendaftaran anggota dibuka.

"Kurang lebih ratifikasinya itu sebelum pemilihan umum. Kurang lebih setahun dari sekarang. Ternyata proses politiknya mengarahkan setahun. Setelah satu tahun itu dia baru buka pintu untuk akses negara lain," ujarnya di Kantor Kemenko bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (13/1/2016).

Saat ini, negara yang sudah siap masuk dalam kerja sama tersebut adalah Korea. Menurutnya, Indonesia belum bisa masuk dalam periode saat ini. "Tapi dua tahun dari sekarang, Indonesia sudah siap untuk ikut gabung perundingan TPP," imbuhnya.

Bachrul mengungkapkan, terdapat celah legalitas (legal gap) yang masih perlu dirundingkan lantaran tidak sesuai dengan Undang-undang (UU) di Indonesia. Salah satunya UU BUMN yang mengamanahkan bumi, laut, dan udara dikelola negara untuk kepentingan bangsa lewat BUMN.

"TPP menginginkan bahwa walau nanti ada BUMN, swasta mesti bisa bersaing. Ada gap ketentuan yang harus kita rundingkan, masih cukup panjang," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bersama Jo Hyundai,...
Bersama Jo Hyundai, Rekind Lolos Tender Proyek TPPI Olefin Complex
Proses Lelang Kilang...
Proses Lelang Kilang Olefin Siap Ditelusuri Oleh BPK
CERI Soroti Kompetensi...
CERI Soroti Kompetensi Bidder Proyek Olefin TPPI di Tuban
Pak Ahok, Ada yang Minta...
Pak Ahok, Ada yang Minta Tolong Usut Kejanggalan Tender Kilang Olefin Nih
Proyek Olefin TPPI Punya...
Proyek Olefin TPPI Punya Dampak Ekonomi Besar, Bikin Sehat Neraca Dagang
Mencari Partnership...
Mencari Partnership Proyek Bandara
Berita Terkini
IHSG Sesi Siang Merayap...
IHSG Sesi Siang Merayap Naik 0,21 Persen, Transaksi Cetak Rp6,7 Triliun
22 menit yang lalu
Apa Sih Sebenarnya Logam...
Apa Sih Sebenarnya Logam Tanah Jarang? Sering Disebut Minyak Baru
1 jam yang lalu
Layanan Super Cepat,...
Layanan Super Cepat, TASPEN Rampungkan 99,97% Klaim dan Targetkan Selesai H+1
1 jam yang lalu
Solusi Cicilan Lebih...
Solusi Cicilan Lebih Ringan, Intip Keuntungan Pindah KPR ke BRI
2 jam yang lalu
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
3 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 5.865, Mayoritas Saham Berada di Zona Merah
4 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved