Masih Tertekan Kondisi Global, IHSG Bakal di Kisaran 4.464-4.560
Jum'at, 15 Januari 2016 - 07:50 WIB
Masih Tertekan Kondisi Global, IHSG Bakal di Kisaran 4.464-4.560
A
A
A
JAKARTA - Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini akan bergerak di kisaran 4.464-4.560. Menurutnya IHSG kemarin terkoreksi pergerakan market global serta masih terus menurunnya harga komoditi minyak.
Sementara pada hari ini Dia menerangkan target resistance masih cukup besar memiliki peluang untuk kembali dicapai dalam beberapa waktu ke depan. "Menjadi faktor yang mempengaruhi pola pergerakan IHSG, potensi menguji support yang berada di level 4.464. Target resistance IHSG terdekat akan berada di level 4.560," ujarnya di Jakarta, Jumat (15/1/2016).
Kemarin setelah dipengaruhi teror bom di Jl MH Thamrin, Sarinah, Jakarta membuat IHSG memerah, meski tidak terlalu dalam. Tercatat HSG ditutup turun 24,00 poin atau 0,53% ke level 4.513,18. Penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) pada posisi 7,25% atau turun 0,25 basis poin dari sebelumnya 7,50 terbukti ampuh menahan IHSG untuk tidak terjerembab terlalu dalam setelah insiden teror.
Pada sebelumnya saham-saham yang menguat di antaranya PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp325 menjadi Rp17.300, PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) naik Rp95 menjadi Rp1.300 dan PT Bank Danamon Tbk (BDMN) naik Rp75 menjadi Rp3.155. Sedangkan hari ini sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu PPRO, BBNI, UNVL, KLBF, WSKT, ADHI, ASII, BBTN, dan KAEF.
Sementara pada hari ini Dia menerangkan target resistance masih cukup besar memiliki peluang untuk kembali dicapai dalam beberapa waktu ke depan. "Menjadi faktor yang mempengaruhi pola pergerakan IHSG, potensi menguji support yang berada di level 4.464. Target resistance IHSG terdekat akan berada di level 4.560," ujarnya di Jakarta, Jumat (15/1/2016).
Kemarin setelah dipengaruhi teror bom di Jl MH Thamrin, Sarinah, Jakarta membuat IHSG memerah, meski tidak terlalu dalam. Tercatat HSG ditutup turun 24,00 poin atau 0,53% ke level 4.513,18. Penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) pada posisi 7,25% atau turun 0,25 basis poin dari sebelumnya 7,50 terbukti ampuh menahan IHSG untuk tidak terjerembab terlalu dalam setelah insiden teror.
Pada sebelumnya saham-saham yang menguat di antaranya PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp325 menjadi Rp17.300, PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) naik Rp95 menjadi Rp1.300 dan PT Bank Danamon Tbk (BDMN) naik Rp75 menjadi Rp3.155. Sedangkan hari ini sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu PPRO, BBNI, UNVL, KLBF, WSKT, ADHI, ASII, BBTN, dan KAEF.
(akr)
Lihat Juga :