Kiat Menangi MEA, Indonesia Bisa Pakai Strategi Ala Tim Sepak Bola

Senin, 18 Januari 2016 - 19:27 WIB
Kiat Menangi MEA, Indonesia...
Kiat Menangi MEA, Indonesia Bisa Pakai Strategi Ala Tim Sepak Bola
A A A
JAKARTA - Terobosan yang dilakukan Adira Finance dengan mendirikan Adira Finance Corporate University (AFCU) diapresiasi positif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kehadiran AFCU menjadi solusi atas kekhawatiran kualitas sumber daya manusia (SDM) multifinance di Indonesia menghadapi persaingan di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Merangkap Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank Firdaus Djaelani mengungkapkan, persaingan di bidang multifinance di era MEA harus disikapi secara bijak oleh para pelaku pasar di Indonesia. Firdaus menjelaskan, suatu korporasi multifinance yang memiliki sebuah lembaga pelatihan SDM seperti AFCU sangat tepat. (Baca juga: Adira Finance Corporate University Kembangkan SDM Berkualitas Hadapi MEA)

Kehadiran AFCU, kata Firdaus, merupakan visi yang tepat untuk meningkatkan kemampuan SDM di tengah persaingan sebelum maupun pada saat diberlakukan MEA. ''Pendirian Corporate University bukan semata untuk menghadapi MEA tapi persaingan bisnis.Itu sesuai kebutuhan dalam memberikan bekal karir bagi karyawan,''jelas Firdaus saat Grand Launching Adira Finance Corporate University di Landmark Tower, Sudirman, Jakarta, Senin (18/1).

Firdaus juga berpesan agar pasar di Indonesia tidak perlu takut menghadapi persaingan MEA. Dia berharap agar pelaku pasar menyiapkan strategi untuk memenangkan persaingan dengan negara lain. Menurut Firdaus, pelaku pasar di Indonesia bisa menerapkan strategi ala tim sepak bola.

''Kebetulan saya ini gila bola. Dalam sepak bola itu ada taktik bertahan dan menyerang. Strategi itu bukan hanya bertahan tapi juga menyerang negara lain,''ujarnya.

Dia menegaskan jika Indonesia sangat siap untuk menghadapi persaingan MEA. Baginya, MEA bukan sesuatu yang harus ditakuti. Apalagi, bila dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya, Gross Domestic Product (GDP) Indonesia sangat besar.

''Bila dibandingkan dengan ASEAN, GDP Indonesia yang terbesar, masuk 16 besar dunia. Jadi dari sisi kesiapan kita sudah siap. Jangan sampai jago kandang tapi juga harus jago tandang kalau masuk pasar Thailand, Vietnam, atau Filipina,''paparnya.

(aww)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BFI Finance Catatkan...
BFI Finance Catatkan Nilai Restrukturisasi Rp4,1 Triliun
OJK Resmi Cabut Izin...
OJK Resmi Cabut Izin Usaha OVO Finance
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
Bikin Cemas Banyak Orang,...
Bikin Cemas Banyak Orang, Ini Detail Aturan Main POJK Stimulus Covid-19
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
Berita Terkini
Ketimpangan Makin Lebar,...
Ketimpangan Makin Lebar, 1,5% Populasi Menguasai hampir 50 Persen Total Kekayaan Dunia
39 menit yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Streamlining BUMN Transparan, Libatkan Kejaksaan Agung hingga BPK
1 jam yang lalu
IHSG Masih Berlari di...
IHSG Masih Berlari di Zona Hijau, Pagi Ini Bertengger pada Level 5.893
2 jam yang lalu
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini usai Malas Bergerak di Rp2,6 Juta per Gram
2 jam yang lalu
Dulu Termiskin, Negara...
Dulu Termiskin, Negara Kecil Ini Mendadak Jadi Raja Minyak Baru Akibat Perang Iran!
3 jam yang lalu
Tekanan Jual Mulai Terkendali,...
Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050
4 jam yang lalu
Infografis
Kapasitas Pembangkit...
Kapasitas Pembangkit Listrik Panas Bumi Indonesia Bisa Salip AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved