Ahok: Pemerintah Terlambat Bangun Kereta Cepat

Kamis, 21 Januari 2016 - 22:11 WIB
Ahok: Pemerintah Terlambat...
Ahok: Pemerintah Terlambat Bangun Kereta Cepat
A A A
BANDUNG - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang biasa disapa Ahok mengatakan kesalahan besar bahwa pemerintah membangun kereta cepat saat ini. Menurutnya pemerintah sangat terlambat dalam mengambil peluang untuk membangun moda transportasi massa yang modern.

Hal tersebut disampaikan Ahok usai melihat-lihat kawasan yang akan dibangun fasilitas kereta cepat Jakarta-Bandung bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Cikalong Wetan, Jawa Barat hari ini.

"Saya mau bilang, ‎kita ini terlambat. Salah kalau bangun sekarang, harusnya dari dulu. Dulu jalan tol yang dibanyakin. Keretanya api atau kereta cepat nya tidak di bangun-bangun, itu yang salah," jelasnya di Bandung, Jawa Barat, Kamis (21/1/2016)

Namun demikian, terlepas dari kekecewaannya tersebut, Dia mengucapkan syukur ‎atas kerjasama proyek business to business antar negara Indonesia dan China ini, karena ini menurutntya merupakan pembuktian suatu bangsa dan negara yang ekonominya ingin maju.

"Kita harus bersyukur kalau ini bisa terlaksana dengan baik. Bagaimanapun seluruh dunia sudah membuktikan kalau mau memajukan ekonomi maka harus menekan biaya logistik ya salah satu caranya adalah dengan kereta ini. Di dunia seperti di Amerika Serikat, Jepang, Tiongkok mereka membangun kereta api terlebih dahulu," lanjutnya.

(Baca Juga: Tak Hanya Kereta Cepat, Bandung Juga Kebut Proyek LRT)

Dengan adanya proyek ini, Dia juga berharap akan mampu memicu untuk membangun kereta cepat atau kereta api di sepanjang pulau Jawa tanpa terputus.

"Double track sudah. Kalau ini nanti berhasil, mungkin Jakarta-Surabaya KA cepatnya akan ada. Ini akan merubah seluruh perekonomian. Dari Kalimantan Sulawesi, bisa juga nyambung ke Sumatera. Ini menarik karena kereta api ini menjadi salah satu cara memajukan perekonomian yang cepat," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perbandingan Kereta...
Perbandingan Kereta Cepat Shanghai vs KCJB Indonesia, dari Kecepatan hingga Tarif
Naik Kereta Cepat Whoosh...
Naik Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung hanya Rp50 Ribu, Begini Caranya!
Revolusi Kereta Cepat...
Revolusi Kereta Cepat China: Melaju Secepat Pesawat, Lebih Baik dari Hyperloop Elon Musk
Whoosh, Kereta Cepat...
Whoosh, Kereta Cepat yang Membuat Kunjungan Wisatawan Bertambah
Kereta Hyperloop China...
Kereta Hyperloop China Pecahkan Rekor, Ditarget 2.000 Kpj dan Lebih Cepat dari Pesawat
Intip Spesifikasi Kereta...
Intip Spesifikasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh, Mampu Melesat 350 Km/jam
Berita Terkini
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
26 menit yang lalu
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
45 menit yang lalu
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
1 jam yang lalu
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
2 jam yang lalu
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
3 jam yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
3 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved