PDAM Cari Duit Bangun 10 Juta Sambungan Baru
Jum'at, 22 Januari 2016 - 21:11 WIB
PDAM Cari Duit Bangun 10 Juta Sambungan Baru
A
A
A
JAKARTA - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) mendapatkan tugas dari pemerintah untuk membangun 10 juta sambungan rumah baru demi tercapainya target 100% akses air minum layak pada tahun 2009, mendatang. Selain pemutihan utang senilai Rp3,2 triliun, PDAM menerangkan bakal mencari sumber pendanaan lain untuk memenuhi target tersebut.
Direktur Pengembangan SPAM Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Mochammad Natsir mengatakan, sumber alternatif dana tersebut tak hanya melalui pemutihan utang, melainkan melalui sumber pendanaan lainnya.
Dia menjelaskan beberapa hari lalu Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla memberikan arahan adanya tambahan dana sebesar Rp30 triliun untuk mencapai 10 juta sambungan baru. "Sehingga kami akan coba untuk me-review kembali investasi yang diperlukan," ujarnya di Jakarta, Jumat (22/1/2016).
(Baca Juga: Kejar Target, PDAM Masih Terkendala Pendanaan)
Menurutnya sumber dana yang bisa dicari seperti melalui pinjaman perbankan, dana internal PDAM, APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan kerjasama swasta. Sementara untuk dana non APBD, dijelaskan selama ini telah berlangsung lakukan percepatan pembangunannya.
"Bisa dari pinjaman perbankan kemudian hapus utang PDAM yang diproses, dana internal PDAM dan kerjasama swasta, lalu APBD dan DAK. Dengan komposisi ini maka akan realisasikan 10 juta sambungan baru," pungkasnya.
Direktur Pengembangan SPAM Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Mochammad Natsir mengatakan, sumber alternatif dana tersebut tak hanya melalui pemutihan utang, melainkan melalui sumber pendanaan lainnya.
Dia menjelaskan beberapa hari lalu Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla memberikan arahan adanya tambahan dana sebesar Rp30 triliun untuk mencapai 10 juta sambungan baru. "Sehingga kami akan coba untuk me-review kembali investasi yang diperlukan," ujarnya di Jakarta, Jumat (22/1/2016).
(Baca Juga: Kejar Target, PDAM Masih Terkendala Pendanaan)
Menurutnya sumber dana yang bisa dicari seperti melalui pinjaman perbankan, dana internal PDAM, APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan kerjasama swasta. Sementara untuk dana non APBD, dijelaskan selama ini telah berlangsung lakukan percepatan pembangunannya.
"Bisa dari pinjaman perbankan kemudian hapus utang PDAM yang diproses, dana internal PDAM dan kerjasama swasta, lalu APBD dan DAK. Dengan komposisi ini maka akan realisasikan 10 juta sambungan baru," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :