Ekonom: Proyek Kereta Cepat Jokowi Perlu Dievaluasi

Senin, 25 Januari 2016 - 19:27 WIB
Ekonom: Proyek Kereta...
Ekonom: Proyek Kereta Cepat Jokowi Perlu Dievaluasi
A A A
JAKARTA - Proyek kereta cepat Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk jalur Jakarta-Bandung yang telah dilakukan groundbreaking pekan lalu perlu dievaluasi. (Baca: Jokowi Resmikan Kereta Cepat Jakarta-Bandung).

Ekonom dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Tony Prasetiantono mengatakan, berbagai pertanyaan muncul terkait azas manfaat sebenarnya dari kereta cepat tersebut.

Jika dibanding negara maju seperti China dan Jepang, sebetulnya kereta cepat ini belum mumpuni jika harus dibangun di Indonesia. Karena perekonomian di Indonesia masih melambat dan infrastruktur Indonesia belum cukup baik.

"Saya sebetulnya tidak paham, kenapa Pak Jokowi terlihat sangat getol membangun kereta cepat ini. Ekonomi kita belum membaik, infrastruktur kita juga. Jadi, kalau menurut pandangan saya, itu belum layak kita bangun kereta cepat," tuturnya di Kuningan, Jakarta, Senin (25/1/2016).

Menurutnya, jika berkaca dari negara Jepang, yang memiliki kereta Shinkanzen, yang menghubungkan banyak kota besar di Jepang jarak tempuh sangat panjang. Sementara, jarak kereta cepat yang dibangun di Indonsia sangat pendek.

"Kalau diadopsi di Indonesia dari Bandung ke Jakarta berhenti di mana saja? Di Walini, tuh kebun-kebun teh di sana, masak mau berhenti di kebun teh? Purwakarta, Cikarang, Bekasi? Tidak sesuai, dari situ saja saya rasa tidak match," imbuhnya.

Tony melihat, argumen Presiden Jokowi yang mengatakan kereta cepat Jakarta-Bandung akan memunculkan kota-kota baru yang dilalui rel kereta cepat tersebut. Namun dia tidak setuju dengan hal itu.

"Pak Jokowi punya argumen kereta cepat ini akan ciptakan kota-kota dan pusat ekonomi baru di sekitar Bandung. Pertanyaan saya, apakah perlu antara Jakarta dan Bandung dibangun kota baru lagi? Tidak usah dibangun swasta juga akan bangun itu seperti Cikarang," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perbandingan Kereta...
Perbandingan Kereta Cepat Shanghai vs KCJB Indonesia, dari Kecepatan hingga Tarif
Naik Kereta Cepat Whoosh...
Naik Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung hanya Rp50 Ribu, Begini Caranya!
Revolusi Kereta Cepat...
Revolusi Kereta Cepat China: Melaju Secepat Pesawat, Lebih Baik dari Hyperloop Elon Musk
Whoosh, Kereta Cepat...
Whoosh, Kereta Cepat yang Membuat Kunjungan Wisatawan Bertambah
Kereta Hyperloop China...
Kereta Hyperloop China Pecahkan Rekor, Ditarget 2.000 Kpj dan Lebih Cepat dari Pesawat
Intip Spesifikasi Kereta...
Intip Spesifikasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh, Mampu Melesat 350 Km/jam
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
2 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
3 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
5 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
5 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
5 jam yang lalu
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved