Program Biodiesel Jalan Terus Tanpa Tambahan Subsidi

Rabu, 27 Januari 2016 - 14:11 WIB
Program Biodiesel Jalan...
Program Biodiesel Jalan Terus Tanpa Tambahan Subsidi
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Darmin Nasution menekankan pemerintah akan tetap meneruskan program subsidi biodiesel B20 yaitu pencampuran 20% minyak nabati dengan solar dipastikan tetap berjalan kendati harga minyak dunia terus merosot. Bukan hanya itu Dia juga menekankan tidak menambah besaran subsidi.

"Tidak, kita tidak bilang kurang. Angka dan dananya cukup. Mau sampai setahun tidak ada masalah. Jadi kita tidak melihat ada kesulitan dari dana kecuali dipergunakan hal lain non biodiesel seperti peremajaan, riset dan sebagainya," jelasnya saat meresmikan program B20 di Gedung Dhanapala, Jakarta, Rabu (27/1/2016).

Sementara itu Dia juga menerangkan sudah membuat kalkulasi peremajaan kebun sawit di Indonesia. "Jadi dalam rapat kemarin sudah mulai buat kalkulasi bahwa untuk peremajaan sudah mulai. Bukan persoalan produktivitas tanaman yang penting, tapi juga pengorganisasian mereka harus bagus‎," sambungnya.

Menurutnya sektor industri sawit tidak hanya berpotensi memberikan pendapatan besar buat negara, tapi juga mensejahterakan banyak orang. Dia menambahkan sekitar 4,4 juta hektar perkebunan sawit merupakan milik rakyay yang hasilnya kembali ke rakyat dengan harapan dapat menaikkan taraf hidup petani sawit Indonesia.

"Besar sekali. Namanya kelapa sawit tidak hanya devisanya yang besar, tapi juga menyangkut rakyat banyak. 4,4 juta hektar adalah perkebunan rakyat," tandasnya.

(Baca Juga: Menko Darmin Klaim RI Negara Pertama Terapkan Biodiesel 20%)

Sebelumnya Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit Bayu Krisnamurthi mengatakan, semakin besar perbedaan harga minyak sawit mentah dunia (crude palm oil/ CPO) dan harga minyak fosil maka akan semakin besar pula dana yang dibutuhkan agar program biodiesel tetap berjalan.

”Program biodiesel sawit saat ini memang tergantung pada ketersediaan dan kecukupan dana sawit untuk menopang perbedaan harga antara CPO dan kenyataan harga minyak fosil yang sangat rendah,” ungkapnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Uji Jalan Rampung, Bahan...
Uji Jalan Rampung, Bahan Bakar Nabati B40 Segera Meluncur
5 Langkah Pengembangan...
5 Langkah Pengembangan Bahan Bakar Nabati Jadi Strategi Ketahanan Energi Nasional
BBM Bioetanol Dijual...
BBM Bioetanol Dijual Komersil Mulai Awal Juli 2023, Segini Bocoran Harganya!
Seberapa Hijaukah Bahan...
Seberapa Hijaukah Bahan Bakar Nabati? Awas Klaim Menyesatkan!
Erick Thohir Mulai Mencoba...
Erick Thohir Mulai Mencoba Intervensi BBM, Uji Coba Bahan Bakar Etanol Dikebut
Avtur Berbahan Minyak...
Avtur Berbahan Minyak Sawit Bukan Upaya Sehari, Ini Prosesnya
Berita Terkini
Pengusaha Buka Suara...
Pengusaha Buka Suara soal Pabrik Otomotif Jepang Kabur dari RI ke Vietnam
2 menit yang lalu
Harga Emas Dunia Mendadak...
Harga Emas Dunia Mendadak Ambles Hari Ini! Investor Ramai-ramai Putar Haluan
1 jam yang lalu
Menilik Strategi Eksportir...
Menilik Strategi Eksportir Kelapa Bulat Bertahan di Tengah Ketatnya Pasar Global
1 jam yang lalu
1.500 Buruh Bakal Geruduk...
1.500 Buruh Bakal Geruduk Kemenkeu Desak Penghapusan Pajak JHT, Ini 4 Tuntutan Utama
1 jam yang lalu
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
2 jam yang lalu
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar 26 Jalan Tol...
Daftar 26 Jalan Tol yang Diskon hingga 20% saat Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved