Mendag: Sudah Rahasia Umum Data Pangan Berbeda

Rabu, 27 Januari 2016 - 18:27 WIB
Mendag: Sudah Rahasia...
Mendag: Sudah Rahasia Umum Data Pangan Berbeda
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong mengatakan adanya perbedaan data komoditas bahan pokok antara Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Pertanian (Kementan) sudah menjadi rahasia umum.

Menurutnya, masyarakat seolah sudah terbiasa dengan data pangan dua kementerian tersebut yang simpang siur. Data dan informasi yang tersaji memang tidak rapi dan menimbulkan keraguan di masyarakat.

"Saya kira sudah rahasia publik data kita simpang siur, berantakan dan akhirnya kebijakan di pusat saja simpang siur, karena data yang enggak beres. Positifnya kalau mau benahi suatu masalah, kita harus mengakuinya," tutur dia di Hotel Borobudur Jakarta, Rabu (27/1/2016).

Mendag mengakui sudah sepantasnya membenahi data ini lantaran data di lapangan yang sesuai sangat kurang sekali. "Saya enggak terlalu sedih, marah, kita akui secara jujur dan mulai membenahinya. Informasi data kurang sekali, saya cukup yakin dengan semangat anak muda, itu juga bisa membantu," katanya.

Sementara, dalam menanggapi perbedaan pendapat antar dua kementerian ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, masing-masing kementerian tersebut punya metode dan pandangannya sendiri, jadi data yang tersaji bisa saja berbeda.

"Mereka data-data yang disajikan berbeda, karena metodenya masing-masing. Kan ada kantor menko yang akan mencari jalan. Jadi enggak usah khawatir," katanya.

Darmin mengatakan, sejauh ini pihaknya punya kesepakatan untuk semua komoditi pangan penting itu perkiraan produksinya ada dan kebutuhannya juga tercantum.

"Kita punya datanya, produksinya berapa, Kebutuhannya gimana? Impornya berapa banyak, itu ada. Di situ diumumkan berkali-kali bahwa impornya berapa ada," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sidang Korupsi Impor...
Sidang Korupsi Impor Gula, Saksi Ungkap Charles Sitorus Pernah Naik Lift Khusus Menteri
Gaji dan Tunjangan Tom...
Gaji dan Tunjangan Tom Lembong saat Jadi Menteri Perdagangan RI 2015-2016
Kejagung Periksa Mantan...
Kejagung Periksa Mantan Sekjen Kemendag Gunaryo Anak Buah Thomas Lembong
Hanya Tom Lembong Eks...
Hanya Tom Lembong Eks Menteri Perdagangan yang Jadi Tersangka Kasus Korupsi Impor Gula, Ini Kata Kejagung
6 Menteri Perdagangan...
6 Menteri Perdagangan Sedekade Terakhir, Nomor 2 Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Importasi Gula
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
Berita Terkini
Pengusaha Buka Suara...
Pengusaha Buka Suara soal Pabrik Otomotif Jepang Kabur dari RI ke Vietnam
2 menit yang lalu
Harga Emas Dunia Mendadak...
Harga Emas Dunia Mendadak Ambles Hari Ini! Investor Ramai-ramai Putar Haluan
1 jam yang lalu
Menilik Strategi Eksportir...
Menilik Strategi Eksportir Kelapa Bulat Bertahan di Tengah Ketatnya Pasar Global
1 jam yang lalu
1.500 Buruh Bakal Geruduk...
1.500 Buruh Bakal Geruduk Kemenkeu Desak Penghapusan Pajak JHT, Ini 4 Tuntutan Utama
1 jam yang lalu
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
2 jam yang lalu
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
2 jam yang lalu
Infografis
10 Radar Militer Terbaik...
10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Sudah Teruji di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved