DPR Singgung Ada Mafia Proyek Pembangkit Listrik PLN

Kamis, 28 Januari 2016 - 17:07 WIB
DPR Singgung Ada Mafia...
DPR Singgung Ada Mafia Proyek Pembangkit Listrik PLN
A A A
JAKARTA - Komisi VII DPR RI menyinggung adanya mafia atau pemburu rente dalam proyek pembangkit listrik 35.000 MW yang tengah dikerjakan PT PLN (Persero).‎ Modusnya, mereka mengikuti tender lelang proyek pembangkit listrik, namun setelah menang, kontraknya dijual.

Anggota Komisi VII DPR RI Muhammad Nasir mengungkapkan, meski saat ini proses lelang PLN dilakukan secara online namun tetap masih bisa dipermainkan. Hal tersebut diungkapkannya dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi VII DPR RI dengan pemerintah dan direksi PLN.

"‎‎Yang saya dengar di PLN itu semua lelang online. Tapi yang terjadi di bawah banyak mafia di bawah. Karena lelang online masih bisa dipermainkan," kata dia di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (28/1/2016).

Politisi Partai Demokrat ini mendesak agar Direktur Utama PLN Sofyan Basir dapat membeberkan para pemenang lelang proyek pembangkit listrik. Dia tidak menginginkan, para pemenang lelang tersebut kemudian hanya menjadi calo proyek dan merugikan Indonesia.

"Karena pernah terjadi, misalnya saya pemenang, sama saya masih dilelang lagi di bawah. Itu kan lucu, kalau sudah menang terus dilelang lagi di bawah. Karena saya tahu PLN enggak mau ambil pusing yang penting proposalnya jelas, lengkap. Kadang mereka hanya jadi calo. Itu yang terjadi," tutur dia.

Senada dengan Nasir, anggota Komisi VII DPR RI Harry Purnomo meminta agar BUMN kelistrikan tersebut dapat memberikan data investor yang menjadi pemenang lelang proyek pembangkit listrik 35.000 MW.

"‎Kalau ada kejanggalan kinerja investor itu yang rugi kita juga‎. Tadi Dirut PLN banyak mengulas produktivitas investor. Tapi kami enggak pernah tahu yang terpilih siapa investornya," tandasnya.‎
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Alasan PLN Matikan Listrik...
Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras
Viral, Tiang Listrik...
Viral, Tiang Listrik Berdiri di Tanah Warga, Mau Dipindah PLN Minta Rp12,6 Juta
Kompor Induksi Buat...
Kompor Induksi Buat Hidup Jadi Lebih Praktis, Nyaman dan Hemat
Ratusan KK di Kabupten...
Ratusan KK di Kabupten Muara Enim Hidup Tanpa Listrik
PLN Siap Jalankan Keputusan...
PLN Siap Jalankan Keputusan Pemerintah Berikan Stimulus Listrik
2.415 Keluarga Kini...
2.415 Keluarga Kini Nikmati Listrik Berkat Donasi Pegawai PLN
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
14 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
43 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved