Rupiah Diramal Lanjutkan Penguatan

Senin, 01 Februari 2016 - 07:58 WIB
Rupiah Diramal Lanjutkan...
Rupiah Diramal Lanjutkan Penguatan
A A A
JAKARTA - Laju rupiah pada hari ini diperkirakan dapat kembali melanjutkan penguatannya jelang rilis data-data ekonomi Tanah Air.

"Selain itu, capital inflow yang terlihat kembali masuk baik di ekuitas maupun obligasi membuat kami semakin optimis terhadap penguatan lanjutan," ujar Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Senin (1/2/2016).

Rupiah di akhir pekan kemarin kembali menunjukkan penguatannya seiring harga minyak dunia yang turut melanjutkan penguatannya. Dia memprediksi rupiah akan berada di level support Rp13.700/USD serta resisten Rp13.650/USD.

Reza mengatakan, laju USD terlihat masih melanjutkan pelemahannya terhadap beberapa mata uang dunia. Pelemahan ini terjadi seiring sentimen minyak dunia yang terus melanjutkan penguatannya.

Pelaku pasar terlihat kembali melakukan aksi jual terhadap USD seiring harga minyak yang kembali menguat. Para investor terlihat melakukan hedging guna menyeimbangkan portofolionya di tengah kondisi ekonomi yang masih belum pasti.

Lalu, terkait pernyataan The Fed yang masih menyampaikan pandangan ketidakpastian terhadap perekonomian global membuat laju USD masih melemah.

Meskipun GDP AS yang kembali menunjukkan pertumbuhan, namun keadaan tersebut masih dianggap belum cukup untuk menopang penguatan laju USD.

"Dari dalam negeri, penguatan rupiah pun turut ditopang langkah lembaga pemeringkat Moody's Investors Service yang kembali mengafirmasi peringkat Indonesia pada level layak investasi (invesment grade)," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Rupiah Tengah Pekan...
Rupiah Tengah Pekan Berpeluang Perkasa Saat Dolar AS Mengalami Tekanan
Berita Terkini
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
1 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
2 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
2 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
2 jam yang lalu
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
3 jam yang lalu
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
3 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Lanjutkan Proyek LRT Jakarta Fase 2A
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved