Penguatan Rupiah Diramal Berlanjut

Selasa, 02 Februari 2016 - 08:26 WIB
Penguatan Rupiah Diramal...
Penguatan Rupiah Diramal Berlanjut
A A A
JAKARTA - Laju rupiah pada hari ini diramal lanjutkan penguatan. Selain itu, capital inflow yang masih kembali masuk baik di ekuitas maupun obligasi diharapkan dapat mempertahankan laju kenaikan lanjutan.

"Hingga ulasan ini ditulis, rupiah berada di level Rp13.635/USD di pasar spot valas atau cenderung mengalami peningkatan," ujar Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Selasa (2/2/2016).

Reza mengatakan, masih adanya sentimen positif memberikan ruang bagi rupiah untuk dapat bertahan di zona hijau. Dia memprediksi rupiah berada di level support Rp13.780/USD serta resisten Rp13.545/USD.

Rilis inflasi yang dianggap masih dalam kisaran stabil memberikan sentimen positif pada laju rupiah. Bahkan imbas keputusan Bank of Japan (BoJ) tidak banyak berdampak pada perkembangan laju rupiah.

Dampak dari keputusan BoJ yang menerapkan suku bunga negatif berimbas pada yen yang terus mengalami pelemahan. Langkah BoJ ini guna menghidupkan kembali perekonomian Jepang agar bangkit dari keadaan deflasi. Alhasil, pelaku pasar terlihat terus melakukan tekanan jualnya terhadap yen.

Aksi tersebut akibat dampak dari penerapan suku bunga negatif sehingga berimbas langsung pada mata uang yen itu sendiri.

Sementara, mata uang negara-negara berkembang kecuali rupiah, terpukul oleh angka manufaktur China yang lemah sehingga memicu kekhawatiran terhadap negara dengan perekonomian terbesar di dunia.

"Pelaku pasar kembali melakukan tekanan jual terhadap yuan yang terlihat, di mana Laju yuan terhadap USD pada perdagangan kemarin terlihat melemah 0,25% di level 6,61," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Rupiah Tengah Pekan...
Rupiah Tengah Pekan Berpeluang Perkasa Saat Dolar AS Mengalami Tekanan
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
30 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
39 menit yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
55 menit yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
2 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
2 jam yang lalu
Infografis
Rupiah Jeblok ke Level...
Rupiah Jeblok ke Level Terendah Sejak Krisis 1998
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved