Kemenaker Kekeuh Belum Ada Gelombang PHK Karyawan di RI

Minggu, 07 Februari 2016 - 12:11 WIB
Kemenaker Kekeuh Belum...
Kemenaker Kekeuh Belum Ada Gelombang PHK Karyawan di RI
A A A
JAKARTA - Pemerintah lewat Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) bersikeras belum terjadi gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Terkait isu perampingan karyawan yang dilakukan perusahaan-perusahaan secara besar-besaran di Indonesia, dijelaskan Direktur Pencegahan dan Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial Kemenaker, Sahat Sinurat menekan sudah melakukan kunjungan langsung.

(Baca Juga: Menaker Kejar Verifikasi Isu Rencana PHK Toshiba-Panasonic)

Dia menerangkan pengecekan sudah dilakukan antara lain ke Panasonic Gobel Group. Dijelaskan nyatanya sampai sekarang Panasonic masih membayar gaji para karyawannya seperti biasa. Saat ini Panasonic masih bermusyawarah dengan para pekerjanya untuk mencari solusi atas masalah yang dihadapi.

“Belum ada PHK, Panasonic sampai sekarang masih bayar upah, mereka masih berunding penyelesaiannya bagaimana,” jelasnya dalam keterangan tertulis di laman resmi Kementerian Ketenagakerjaan.

(Baca Juga: Soal PHK Karyawan, Kemenaker Baru Terima Laporan Chevron)

Sementara itu terkait perusahaan otomotif asal Amerika, Ford yang akan angkat kaki dari Indonesia, Kemenaker memintya Ford memenuhi semua hak pekerja bila PHK dilakukan. “Kita melakukan koordinasi dengan Ford sendiri, mendatangi Ford, mengklarifikasi apa masalahnya. Kalau memang PHK terjadi, maka kita minta Ford menjamin hak-hak pekerja,” ungkapnya

Perusahaan asal Amerika lainnya, Chevron yang dikabarkan memangkas 1.200 pekerja juga telah disambangi Kemenaker. Seperti halnya Ford, PHK juga belum terjadi di Chevron. “Saya dengar belum. Seperti Chevron belum ada melakukan PHK, hanya mengarah ke sana, mereka mau melakukan efisiensi,” tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemnaker Berdayakan...
Kemnaker Berdayakan Korban PHK melalui Program Padat Karya
Kabar Gembira, Korban...
Kabar Gembira, Korban PHK Akibat Pandemi Akan Dipekerjakan Kembali
Tokopedia Sangkal PHK...
Tokopedia Sangkal PHK Massal Karyawan, Klaim Penataan Tenaga Kerja
1,7 Juta Orang Kena...
1,7 Juta Orang Kena PHK Imbas Covid-19, Menaker: Banyak Perusahaan Tak Lapor
Total 5,6 Juta Tenaga...
Total 5,6 Juta Tenaga Kerja Telah Di-PHK atau Dirumahkan
Ribuan Orang di Puncak...
Ribuan Orang di Puncak Bogor Terancam Kehilangan Pekerjaan
Berita Terkini
BI Blak-blakan soal...
BI Blak-blakan soal Kombinasi Pemicu Kejatuhan Rupiah yang Sempat Rp18 Ribu per Dolar AS
5 menit yang lalu
Dukung Ekonomi Berkelanjutan,...
Dukung Ekonomi Berkelanjutan, Jamkrindo Syariah Perkuat Penerapan Prinsip Syariah
42 menit yang lalu
Purbaya Tolak Permintaan...
Purbaya Tolak Permintaan Himbara Perpanjang Tenor Dana SAL hingga Setahun
54 menit yang lalu
100 Jenama Indonesia...
100 Jenama Indonesia Unjuk Gigi di MASA Singapore 2026, Astra Dorong Kolaborasi Bersama
56 menit yang lalu
Mobilitas Makin Hemat:...
Mobilitas Makin Hemat: Nikmati Promo Spesial BRI Kartu Kredit di Aplikasi MyBluebird
1 jam yang lalu
JICT dan Bea Cukai Sinergi...
JICT dan Bea Cukai Sinergi Percepat Penanganan Kontainer Longstay di Pelabuhan
1 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved