Naik Pitam, Menaker Minta Bukti Data PHK

Selasa, 09 Februari 2016 - 17:56 WIB
Naik Pitam, Menaker...
Naik Pitam, Menaker Minta Bukti Data PHK
A A A
JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri marah setelah mendengar kabar banyak perusahaan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Dia meminta kepada pihak yang menyebarkan kabar PHK agar membawa data lengkap ke meja kerjanya.

"Kita koordinasikan ini, kalau ada ribut PHK datanya bawa sini," ujarnya dengan nada tinggi kepada wartawan usai rapat koordinasi mengenai PHK di kantornya, Jakarta, Selasa (9/2/2016). (Baca: Dua Perusahaan Elektronik Jepang di RI PHK 2.500 Karyawan).

Sambil marah, Hanif juga menegaskan bahwa pemerintah sudah membuka 184.000 lapangan kerja baru dari 40 perusahaan dan baru menyerap sekitar 21.000 pekerja.

"Lapangan kerja 184.000 dari 40 pabrik, cari pekerja saja susah. Itu baru dapat 21.000 orang, lapangan kerja sangat banyak kok kalian ributkan ini," tutur politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

(Baca:BKPM: Kabar PHK Ribuan Karyawan Meresahkan)

Selain itu, lanjut dia, banyak juga tenaga kerja asal Indonesia yang dikirim ke luar negeri seperti ke perusahaan automotif di Jepang agar bisa menambah nilai kompetensinya.

"Oh ya banyak industri baru seperti automotif, buka lapangan kerja baru. Ada juga tenaga kerja dikirim ke Jepang, jadi tenaga ahli dari Isuzu, Mitsubishi," pungkasnya. (Baca: Siap Beri Pekerjaan, BKPM Tantang KSPI Beberkan Data PHK)

Baca Juga:

Gelombang PHK Mengintai Industri Perbankan Nasional

Ribuan PHK di Balik Anjloknya Harga Minyak

Kena PHK, BKPM Berniat Salurkan Karyawan Panasonic-Toshiba

Asosiasi Pengusaha Ungkap Penyebab Utama PHK
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemnaker Catat 18.000...
Kemnaker Catat 18.000 Pekerja Kena PHK di Awal Tahun 2025
Badai PHK Melanda, 26.455...
Badai PHK Melanda, 26.455 Pekerja Terdampak hingga Mei 2025
2024 Baru Mulai, Google...
2024 Baru Mulai, Google Pecat 1.000 Karyawan dari Berbagai Divisi
Teknologi Ini Diklaim...
Teknologi Ini Diklaim Mampu Cegah PHK Massal di Industri Startup
Samsung Gelar PHK Massal,...
Samsung Gelar PHK Massal, 30% Karyawan Global Terancam
Ngamuk Rekannya Kena...
Ngamuk Rekannya Kena PHK, Ratusan Karyawan Google Mogok Kerja
Berita Terkini
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
42 menit yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
1 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
1 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
2 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
2 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
Jadwal MotoGP Mandalika...
Jadwal MotoGP Mandalika 2025, Mampukah Marc Marquez Naik Podium?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved