Rupiah Stagnan, IHSG Siang Ini Melemah Sendirian di Asia
Selasa, 16 Februari 2016 - 12:24 WIB
Rupiah Stagnan, IHSG Siang Ini Melemah Sendirian di Asia
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi siang hari ini mulai melemah dibanding pembukaan tadi pagi yang dibuka menguat. Pelemahan ini seiring memerahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I siang ini.
Posisi rupiah menurut data Yahoo Finance siang ini ada di level Rp13.385/USD dengan kisaran harian Rp13.302-Rp13.385/USD. Posisi tersebut sama dengan penutupan kemarin.
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah menutup siang hari ini pada level Rp13.390/USD atau tidak bergerak dari posisi kemarin.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini berakhir pada posisi Rp13.388/USD. Posisi tersebut tidak lebih baik dari dari penutupan sebelumnya di level Rp13.378/USD.
Sementara, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.333/USD. Posisi ini naik dari posisi akhir pekan kemarin di level Rp13.476/USD.
Sementara IHSG sesi I berakhir di zona merah setelah tadi pagi dibuka di zona hijau. IHSG siang ini melemah 11,69 poin atau 0,25% ke 4.729,04. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air IHSG naik 5,27 poin atau 0,11% ke 4.745,99. Dan pada perdagangan kemarin ditutup naik 26,33 poin atau 0,56% ke level 4.740,73.
Sektor saham dalam negeri pada hari ini mayoritas melemah. Sektor yang menguat tertinggi adalah aneka industri yang menguat 1,64%. Sementara, sektor yang melemah terdalam adalah sektor konsumer yang turun 1,02%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,86 triliun dengan 2,34 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp120,35 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,25 triliun dan aksi beli asing sebesar Rp1,37 triliun. Tercatat 132 saham menguat, 112 melemah dan 93 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), PT PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN). Sementara, saham-saham yang melemah diantaranya, PT Astra Graphia Tbk (ASGR), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT First Media Tbk (KBLV).
Posisi rupiah menurut data Yahoo Finance siang ini ada di level Rp13.385/USD dengan kisaran harian Rp13.302-Rp13.385/USD. Posisi tersebut sama dengan penutupan kemarin.
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah menutup siang hari ini pada level Rp13.390/USD atau tidak bergerak dari posisi kemarin.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini berakhir pada posisi Rp13.388/USD. Posisi tersebut tidak lebih baik dari dari penutupan sebelumnya di level Rp13.378/USD.
Sementara, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.333/USD. Posisi ini naik dari posisi akhir pekan kemarin di level Rp13.476/USD.
Sementara IHSG sesi I berakhir di zona merah setelah tadi pagi dibuka di zona hijau. IHSG siang ini melemah 11,69 poin atau 0,25% ke 4.729,04. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air IHSG naik 5,27 poin atau 0,11% ke 4.745,99. Dan pada perdagangan kemarin ditutup naik 26,33 poin atau 0,56% ke level 4.740,73.
Sektor saham dalam negeri pada hari ini mayoritas melemah. Sektor yang menguat tertinggi adalah aneka industri yang menguat 1,64%. Sementara, sektor yang melemah terdalam adalah sektor konsumer yang turun 1,02%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,86 triliun dengan 2,34 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp120,35 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,25 triliun dan aksi beli asing sebesar Rp1,37 triliun. Tercatat 132 saham menguat, 112 melemah dan 93 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), PT PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN). Sementara, saham-saham yang melemah diantaranya, PT Astra Graphia Tbk (ASGR), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT First Media Tbk (KBLV).
(izz)