Asia Menghijau, IHSG Berakhir Menguat Tipis
Selasa, 16 Februari 2016 - 16:28 WIB
Asia Menghijau, IHSG Berakhir Menguat Tipis
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup menguat mengikuti penutupan bursa Asia. IHSG hari ini naik tipis 4,28 poin atau 0,09% ke level 4.745,00.
Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air naik 5,27 poin atau 0,11% ke 4.745,99 dan pada sesi I IHSG melemah 11,69 poin atau 0,25% ke 4.729,04. Sementara, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup naik naik 26,33 poin atau 0,56% ke level 4.740,73.
Seperti dikutip Reuters, pasar saham Asia hari ini memperpanjang kenaikan sebagai kombinasi menstabilkan pasar China, naiknya harga minyak dunia dan data konsumsi AS yang solid mendorong investor untuk mencari barang murah setelah penurunan pekan lalu.
Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 1,1%, dengan indeks saham China melonjak 2,7% ke tingkat tertinggi dalam tiga pekan yang dibantu oleh lonjakan pinjaman Bank China ke rekor tertinggi.
"Sebelum tahun baru Imlek, ada kekhawatiran tentang saham China dan penurunan lebih lanjut dalam yuan. Namun, sejak kembali dimulainya perdagangan kemarin, pasar China telah mengejutkan, karena berhasil stabil," kata Koichi Yoshikawa, direktur eksekutif keuangan pasar di Standard Chartered Bank.
Indeks Jepang Nikkei N225 juga terlihat naik 0,2% setelah kemarin naik tajam hingga 7,2%, bahkan menjadi kenaikan tertinggi sejak 2008.
Secara rinci, Indeks Nikkei terlihat naik 31,85 poin atau 0,20% ke level 16.054,43, Indeks Hang Seng melonjak 319,63 poin atau 1,69% ke level 19.237,77, Indeks Shanghai bertambah 90,37 poin atau 3,29% ke level 2.836,57, dan Indeks Strait Times bertambah 34,62 poin atau 1,33% ke level 2.642,52.
Sektor saham di perdagangan Tanah Air hampir semuanya menguat. Sektor yang menguat tertinggi adalah sektor perkebunan, naik 3,32%. Sementara, sektor yang melemah terdalam adalah konsumer turun 0,64%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,52 triliun dengan 4,63 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp139,19 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2,33 triliun dan aksi beli Rp2,47 triliun. Tercatat 159 saham menguat, 119 saham melemah dan 100 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk (SQBI) naik Rp4.500 menjadi Rp333.500, PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp125 menjadi Rp6.900, dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) naik Rp70 menjadi Rp4.020.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya, PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) turun Rp405 menjadi Rp3.645, PT First Media Tbk (KLBV) turun Rp140 menjadi Rp1.310, dan PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) turun Rp125 menjadi Rp1.250.
Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air naik 5,27 poin atau 0,11% ke 4.745,99 dan pada sesi I IHSG melemah 11,69 poin atau 0,25% ke 4.729,04. Sementara, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup naik naik 26,33 poin atau 0,56% ke level 4.740,73.
Seperti dikutip Reuters, pasar saham Asia hari ini memperpanjang kenaikan sebagai kombinasi menstabilkan pasar China, naiknya harga minyak dunia dan data konsumsi AS yang solid mendorong investor untuk mencari barang murah setelah penurunan pekan lalu.
Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 1,1%, dengan indeks saham China melonjak 2,7% ke tingkat tertinggi dalam tiga pekan yang dibantu oleh lonjakan pinjaman Bank China ke rekor tertinggi.
"Sebelum tahun baru Imlek, ada kekhawatiran tentang saham China dan penurunan lebih lanjut dalam yuan. Namun, sejak kembali dimulainya perdagangan kemarin, pasar China telah mengejutkan, karena berhasil stabil," kata Koichi Yoshikawa, direktur eksekutif keuangan pasar di Standard Chartered Bank.
Indeks Jepang Nikkei N225 juga terlihat naik 0,2% setelah kemarin naik tajam hingga 7,2%, bahkan menjadi kenaikan tertinggi sejak 2008.
Secara rinci, Indeks Nikkei terlihat naik 31,85 poin atau 0,20% ke level 16.054,43, Indeks Hang Seng melonjak 319,63 poin atau 1,69% ke level 19.237,77, Indeks Shanghai bertambah 90,37 poin atau 3,29% ke level 2.836,57, dan Indeks Strait Times bertambah 34,62 poin atau 1,33% ke level 2.642,52.
Sektor saham di perdagangan Tanah Air hampir semuanya menguat. Sektor yang menguat tertinggi adalah sektor perkebunan, naik 3,32%. Sementara, sektor yang melemah terdalam adalah konsumer turun 0,64%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,52 triliun dengan 4,63 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp139,19 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2,33 triliun dan aksi beli Rp2,47 triliun. Tercatat 159 saham menguat, 119 saham melemah dan 100 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk (SQBI) naik Rp4.500 menjadi Rp333.500, PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp125 menjadi Rp6.900, dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) naik Rp70 menjadi Rp4.020.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya, PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) turun Rp405 menjadi Rp3.645, PT First Media Tbk (KLBV) turun Rp140 menjadi Rp1.310, dan PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) turun Rp125 menjadi Rp1.250.
(izz)
Lihat Juga :