Yen Menguat, Rupiah Terkapar Sentuh Level Rp13.500/USD
Rabu, 17 Februari 2016 - 10:04 WIB
Yen Menguat, Rupiah Terkapar Sentuh Level Rp13.500/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada pembukaan hari ini melanjutkan pelemahan dari penutupan kemarin. Bahkan, rupiah hari ini menembus level Rp13.500/USD di tengah menguatnya USD terhadap beberapa mata uang dunia lainnya.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.504/USD. Posisi ini semakin melemah dari posisi kemarin di level Rp13.333/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Yahoo Finance, dibuka pada level Rp13.495/USD. Posisi tersebut semakin tidak berdaya dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.395/USD.
Data Bloomberg, rupiah dibuka pada level Rp13.455/USD dan pada pukul 09.30 WIB berada di level Rp13.484/USD. Posisi itu terdepresiasi dari penutupan kemarin di level Rp13.394/USD.
Sementara, berdasarkan dara Sindonews bersumber dari Limas di level Rp13.495/USD. Posisi itu tidak lebih baik dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.400/USD.
Dilansir Reuters hari ini, mata uang Jepang, yen terhadap USD berhasil menguat, karena harga minyak mentah rebound kembali menghidupkan permintaan untuk mata uang Jepang.
Di mana yen terhadap USD berada pada level 114,09, meninggalkan level tertinggi dalam sepekan yang berada di level 114,875. Greenback jatuh ke level terendah dalam 16 bulan di bawah 111 pada pekan lalu.
"USD/yen akan terus mengawasi pergerakan aset berisiko seperti minyak mentah dan ekuitas. USD mendekati ambang pelemahan cukup tinggi terhadap yen yakni 115 dan juga membuat lebih mudah bagi peserta untuk menjual mata uang," kata Shin Kadota, kepala Jepang strategi forex di Barclays di Tokyo.
Di sisi lain, euro terhadap USD mendatar di level 1,1143 setelah sebelumnya turun 0,1%. Sementara terhadap yen, euro sedikit berubah ke level 127,15 setelah kemarin merosot 0,5%.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.504/USD. Posisi ini semakin melemah dari posisi kemarin di level Rp13.333/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Yahoo Finance, dibuka pada level Rp13.495/USD. Posisi tersebut semakin tidak berdaya dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.395/USD.
Data Bloomberg, rupiah dibuka pada level Rp13.455/USD dan pada pukul 09.30 WIB berada di level Rp13.484/USD. Posisi itu terdepresiasi dari penutupan kemarin di level Rp13.394/USD.
Sementara, berdasarkan dara Sindonews bersumber dari Limas di level Rp13.495/USD. Posisi itu tidak lebih baik dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.400/USD.
Dilansir Reuters hari ini, mata uang Jepang, yen terhadap USD berhasil menguat, karena harga minyak mentah rebound kembali menghidupkan permintaan untuk mata uang Jepang.
Di mana yen terhadap USD berada pada level 114,09, meninggalkan level tertinggi dalam sepekan yang berada di level 114,875. Greenback jatuh ke level terendah dalam 16 bulan di bawah 111 pada pekan lalu.
"USD/yen akan terus mengawasi pergerakan aset berisiko seperti minyak mentah dan ekuitas. USD mendekati ambang pelemahan cukup tinggi terhadap yen yakni 115 dan juga membuat lebih mudah bagi peserta untuk menjual mata uang," kata Shin Kadota, kepala Jepang strategi forex di Barclays di Tokyo.
Di sisi lain, euro terhadap USD mendatar di level 1,1143 setelah sebelumnya turun 0,1%. Sementara terhadap yen, euro sedikit berubah ke level 127,15 setelah kemarin merosot 0,5%.
(izz)