Ini Cara Rizal Ramli Tingkatkan Kualitas Hidup Nelayan

Kamis, 18 Februari 2016 - 20:19 WIB
Ini Cara Rizal Ramli...
Ini Cara Rizal Ramli Tingkatkan Kualitas Hidup Nelayan
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengakui, saat ini nelayan di Tanah Air masih hidup di bawah garis kemiskinan. Bahkan, nelayan menjadi profesi yang paling miskin hidupnya dibanding profesi lainnya yang ada.

Karena itu, dia berkeinginan agar kualitas hidup nelayan bisa ditingkatkan agar tidak ada lagi nelayan yang hidup di bawah garis kemiskinan. Salah satunya dengan ‎mendidik mereka untuk melek asuransi.

"‎Kita beri asuransi mula-mula kita kasih gratis enam bulan, supaya mereka biasa dulu. Karena preminya sebulan kurang dari harga rokok. Kalau celaka di laut dapat santunan, anaknya kuliah. Kalau sampai meninggal keluarganya diwariskan Rp36 juta," katanya di Gedung BPPT, Jakarta, Kamis (18/2/2016).

(Baca Juga: Aksi Perangi Illegal Fishing buat Industri Negara Tetangga Kolaps)

Mantan Menko bidang Perekonomian ini berambisi menjadikan kampung nelayan yang ada di Indonesia, layaknya kampung nelayan di Eropa yang bersih dan tidak jorok. Pihaknya tahun ini akan memulai pilot project di Indramayu, Jawa Barat.

"Kita mau coba tahun ini pilot project di Indramayu. Kita kasih air bersih untuk 500 rumah nelayan. Kita pakai budget kita, ambil untuk CSR," imbuh dia.

Jika pilot project kampung nelayan di Indramayu sukses, sambung Rizal, tahun depan pihaknya akan mengalokasikan anggaran untuk pembangunan 15 kampung nelayan baru. "‎Kalau Indramayu sukses tahun depan kita alokasikasi budget dan di 15 kampung nelayan baru supaya bersih,orang tinggl nyaman, jadi tinggal turis, tempat makan‎," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Tunda Penangkapan Ikan Terukur
Baru Jabat, Menteri...
Baru Jabat, Menteri KKP Ingin Keliling Indonesia Bertemu Nelayan
Ini Hasil Perjuangan...
Ini Hasil Perjuangan Solidaritas Nelayan Indonesia usai Diterima Wamensesneg
KKP Legalkan Alat Cantrang,...
KKP Legalkan Alat Cantrang, Nelayan: Ini Mengancam
Rembuk Nelayan 2025,...
Rembuk Nelayan 2025, Meminta Prabowo Perhatikan Nasib Nelayan dan Pelaku Usaha Perikanan
Belasan Ribu Massa Nelayan...
Belasan Ribu Massa Nelayan Aksi Damai di Kementerian Kelautan dan Perikanan
Berita Terkini
Maskapai Wajib Pakai...
Maskapai Wajib Pakai Avtur Campuran Minyak Nabati 1% Mulai 2027, Apa Efeknya ke Harga Tiket?
1 jam yang lalu
Fokus Tumbuh Berkelanjutan,...
Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026
1 jam yang lalu
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
2 jam yang lalu
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
3 jam yang lalu
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
4 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
5 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved