Indeks Nasdaq Reli Terdorong Saham Applied Materials

Sabtu, 20 Februari 2016 - 08:20 WIB
Indeks Nasdaq Reli Terdorong...
Indeks Nasdaq Reli Terdorong Saham Applied Materials
A A A
NEW YORK - Indeks Nasdaq kemarin berakhir reli terbantu oleh melonjaknya saham Applied Materials (AMAT.O) sebesar 7% setelah perusahaan penyedia chip ini memberikan keuntungan dan perkiraan pendapatan yang kuat pada kuartal ini.

Seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (20/2/2016), Indeks Wall Street pun mencatat kenaikan besar pada Selasa dan Rabu pekan ini menjadi kinerja mingguan terbaik tahun ini dengan Indeks Nasdaq menguat tertinggi sejak Juli tahun kemarin.

Sementara, Indeks S&P 500 masih turun 6,2% terpengaruh penurunan harga minyak dunia dan kekhawatiran perlambatan ekonomi global yang dipimpin China.

Kinerja ekuitas memang berkaitan erat dengan pergerakan harga minyak. Di mana harga minyak kemarin turun 4% karena stok minyak mentah AS tinggi, sehingga meningkatkan kekhawatiran terjadi kelebihan pasokan. Sektor energi di Indeks S&P 500 pun berakhir turun 0,4%.

"Kami telah melihat minyak kembali off dan membuat beberapa tekanan di pasar," kata Walter Todd, kepala investasi di Greenwood Capital Associates di Greenwood, Carolina Selatan.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 21,44 poin atau 0,13% ke 16.391,99, Indeks S&P 500 kehilangan 0,05 poin ke level 1.917,78. Sementara, Indeks Nasdaq Composite naik 16,89 poin atau 0,38% ke 4.504,43.

Investor juga mencerna data yang menunjukkan kenaikan sewa dan biaya kesehatan yang membuat kenaikan inflasi AS pada Januari. Data ekonomi baru-baru ini terkait dengan produksi industri dan pasar tenaga kerja telah mendorong investor tentang kekuatan ekonomi AS.

"Kami memiliki banyak data ekonomi dalam enam pekan pertama tahun ini, dan saya pikir selama beberapa pekan terakhir kita telah melihat peningkatan signifikan dalam data itu," kata Tony Roth, kepala investasi di Wilmington Trust di Wilmington, Delaware.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
29 menit yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
36 menit yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
2 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
3 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
4 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
4 jam yang lalu
Infografis
Gegara Saham Anjlok,...
Gegara Saham Anjlok, META Bakal Pecat 12.000 Karyawan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved