Rupiah Semakin Perkasa, IHSG Siang Ini Berbalik Melemah
Senin, 22 Februari 2016 - 12:19 WIB
Rupiah Semakin Perkasa, IHSG Siang Ini Berbalik Melemah
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi siang hari ini semakin perkasa dari penutupan kemarin. Penguatan ini di tengah melemahnya memburuknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I siang ini.
Posisi rupiah menurut data Yahoo Finance siang ini ada di level Rp13.420/USD dengan kisaran harian Rp13.420-Rp13.495/USD. Posisi tersebut membaik dari penutupan sebelumnya di level Rp13.505/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah menutup siang hari ini pada level Rp13.425/USD atau semakin membaik dari posisi kemarin di level Rp13.510/USD.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini berakhir pada posisi Rp13.438/USD. Posisi tersebut semakin membaik dari dari penutupan sebelumnya di level Rp13.508/USD.
Sementara, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.460/USD. Posisi ini menguat dari posisi sebelumnya di posisi Rp13.549/USD.
Di sisi lain, IHSG sesi I berakhir tidak berdaya setelah tadi pagi dibuka menguat. IHSG siang ini melemah 4,10 poin atau 0,09% ke 4.693,46. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air IHSG naik tipis 7,14 poin atau 0,15% ke level 4.704,70. Dan pada perdagangan kemarin ditutup turun 81,23 poin atau 1,70% ke level 4.697,56.
Sektor saham dalam negeri pada hari ini mayoritas negatif. Sektor yang melemah terdalam adalah aneka industri yang melemah 1,90%. Sementara, sektor yang menguat tertinggi adalah pertambangan yang naik 1m45%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,26 triliun dengan 1,65 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp284,31 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,11 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp830,56 miliar. Tercatat 136 saham menguat, 102 melemah dan 84 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR). Sementara saham yang melemah di antaranya PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Danamon Tbk (BDMN), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).
Posisi rupiah menurut data Yahoo Finance siang ini ada di level Rp13.420/USD dengan kisaran harian Rp13.420-Rp13.495/USD. Posisi tersebut membaik dari penutupan sebelumnya di level Rp13.505/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah menutup siang hari ini pada level Rp13.425/USD atau semakin membaik dari posisi kemarin di level Rp13.510/USD.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini berakhir pada posisi Rp13.438/USD. Posisi tersebut semakin membaik dari dari penutupan sebelumnya di level Rp13.508/USD.
Sementara, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.460/USD. Posisi ini menguat dari posisi sebelumnya di posisi Rp13.549/USD.
Di sisi lain, IHSG sesi I berakhir tidak berdaya setelah tadi pagi dibuka menguat. IHSG siang ini melemah 4,10 poin atau 0,09% ke 4.693,46. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air IHSG naik tipis 7,14 poin atau 0,15% ke level 4.704,70. Dan pada perdagangan kemarin ditutup turun 81,23 poin atau 1,70% ke level 4.697,56.
Sektor saham dalam negeri pada hari ini mayoritas negatif. Sektor yang melemah terdalam adalah aneka industri yang melemah 1,90%. Sementara, sektor yang menguat tertinggi adalah pertambangan yang naik 1m45%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,26 triliun dengan 1,65 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp284,31 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,11 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp830,56 miliar. Tercatat 136 saham menguat, 102 melemah dan 84 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR). Sementara saham yang melemah di antaranya PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Danamon Tbk (BDMN), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).
(izz)