Kadin Sebut UU Tapera Tambah Beban Pengusaha

Selasa, 23 Februari 2016 - 19:56 WIB
Kadin Sebut UU Tapera...
Kadin Sebut UU Tapera Tambah Beban Pengusaha
A A A
JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) menjelaskan disahkannya Undang-undang (UU) tabungan perumahan rakyat (Tapera) oleh DPR siang tadi, dinilai akan semakin membebankan pengusaha. Ketua Kadin Rosan P Roeslani menerangkan kebijakan pemerintah seharusnya menciptakan lapangan kerja, bukan memberikan beban.

(Baca Juga: UU Tabungan Perumahan Rakyat Disahkan DPR)

"Kalau menurut kadin kebijakan pemerintah itu sebaiknya yang bisa menciptakan lapangan pekerjaan. Makanya Daftar Negatif Investasi (DNI) itu kita sambut positif karena investasi masuk dan ciptakan lapangan pekerjaan. Tapi dengan begini (UU Tapera), akan jadi beban perusahaan dimana sebenarnya sudah ada di BPJS," jelasnya di Hotel JW Marriot Jakarta, Selasa (23/2/2016).

Lanjut dia, pihaknya juga khawatir hal tersebut malah akan menghambat laju pengusaha sektor menengah ke atas dalam mengembangkan bisnisnya dan menciptakan lapangan kerja.

"Apakah kebijakan ini akan mendorong penciptaan lapangan kerja baru atau memberatkan. Ini masih kita khawatirkan, kalau menurut saya seperti itu. Pemerintah mau menerapkan kebijakan nomor 1,2,10 itu harus ada kerangkanya untuk menciptakan lapangan pekerjaan," sambungnya.

Secara tegas, dia menekankan Kadin menolak aturan tersebut meski menurutnya belum ada kesepatan terkait berapa besaran potongan untuk Tapera tersebut. "UU nya sudah disahkan tapi angkanya belum dipatok berapa persen antara pengusaha dan pekerja. Tapi kita sebetulnya, terus terang kecewa juga dengan keputusan ini. Tapi mungkin pemerintah punya pandangan lain," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Potongan Tapera, PDIP:...
Potongan Tapera, PDIP: Sandang, Pangan, dan Papan Itu Tanggung Jawab Negara
Dalih Tapera Dibebankan...
Dalih Tapera Dibebankan ke Pekerja Mandiri, Moeldoko: 9,9 Juta Masyarakat Belum Punya Rumah
Respons Prabowo soal...
Respons Prabowo soal Tapera: Kita Pelajari dan Cari Solusi Terbaik
Asikk! Hari Ini Dana...
Asikk! Hari Ini Dana Taperum Pensiunan PNS Sudah Cair
Buruh Sebut Tapera Tak...
Buruh Sebut Tapera Tak Bisa Berikan Rumah: Mana Ada Rumah Rp25,2 Juta
Gaji Pekerja Swasta...
Gaji Pekerja Swasta Bakal Dipotong Simpanan Tapera per Tanggal 10, Segini Besarannya
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
7 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
8 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
8 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
8 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
9 jam yang lalu
Infografis
HGU 100 Tahun Dipermasalahkan,...
HGU 100 Tahun Dipermasalahkan, UU IKN Digugat Warga Dayak ke MK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved