Tanggapan Asosiasi Pengusaha terhadap Pekerja Asing

Rabu, 02 Maret 2016 - 21:03 WIB
Tanggapan Asosiasi Pengusaha...
Tanggapan Asosiasi Pengusaha terhadap Pekerja Asing
A A A
JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Tengah (Jateng) menilai masuknya pekerja asing ke wilayahnya belum memiliki dampak signifikan. Sebaliknya, mereka menilai tenaga kerja dalam negeri (lokal) masih lebih baik dari pekerja asing.

Ketua Apindo Jateng Frans Kongi mengatakan, pekerja asing yang masuk ke Jateng masih sebatas sebagai tenaga khusus atau konsultan, dan masa kerjanya biasanya tidak lama. Itupun hanya dipekerjakan oleh perusahaan-perusahaan asing bukan perusahaan lokal.

“Biasanya hanya untuk konsultan saja, karena memang sangat dibutuhkan, atau kalau tidak untuk memberikan pelatihan kepada pekerja Indonesia dalam penggunaan teknologi baru. Misalnya, untuk industri manufaktur, yang menggunakan mesin-mesin impor tentu dibutuhkan tenaga ahli untuk mengoperasikannya,” ujar Frans, Rabu (2/3/2016).

Menurut Frans, industri-industri lokal masih enggan menggunakan tenaga kerja asing karena dinilai upahnya masih terlalu mahal. Sementara dari sisi produktivitas tidak jauh beda dengan tenaga kerja lokal.

Dia menyebutkan tenaga kerja lokal khususnya di Jawa Tengah, meski banyak yang belum memiliki sertifikasi kompetensi, namun dari sisi produktivitas masih sangat bagus, dan layak untuk dipakai.

Dalam dunia industri, lanjut dia, pekerja yang memiliki keahlianlah yang akan dipakai. “Tenaga-tenaga kerja kita tidak kalah kreatif dengan tenaga kerja asing. Justru tenaga kerja kita menurut saya memiliki etos kerja yang lebih baik,” tegasnya.

Frans menyebutkan, sekarang pekerja harus didorong dan dilatih supaya semakin terampil. Di pabrik-pabrik tidak terlalu memandang pendidikan, tetapi lebih pada skill yang dibutuhkan.

Diberitakan sebelumnya, awal tahun ini ditandai dengan serbuan pekerja asing ke Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, angka kunjungan pekerja asing paruh waktu pada Januari 2016 melonjak 73,46% bila dibandingkan Desember 2015.

Jika dibandingkan dengan Januari 2015, angkanya juga meningkat 69,30%. Pekerja asing dimaksud adalah warga negara asing (WNA) pengunjung singkat (kurang dari satu tahun) yang bekerja paruh waktu, misalnya di bidang konstruksi, konsultan, instruktur.

Kepala BPS Suryamin mengatakan, jika peningkatan tersebut ada hubungannya dengan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), pemerintah harus mengantisipasinya. “Menghadapi MEA ini harus diantisipasi. Jangan orang lain yang bekerja di sini, kitanya malah enggak kerja,” ujarnya di Gedung BPS Jakarta kemarin.

Berdasarkan data BPS, angka kunjungan pekerja asing paruh waktu pada Januari 2016 mencapai 25.238 kunjungan, naik dari Desember 2015 yang sebanyak 14.550 kunjungan. Kendati demikian, BPS belum bisa menyebutkan secara detail kewarganegaraan atau asal negara dari pekerja asing paruh waktu tersebut.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Usai Bentrok TKA China...
Usai Bentrok TKA China dengan Pekerja Lokal di PT GNI Morut, 70 Terduga Pelaku Ditahan Polisi
Jumlah TKA di Indonesia...
Jumlah TKA di Indonesia Tahun 2022 Sebanyak 96,57 Ribu Pekerja
Bentrokan di PT GNI,...
Bentrokan di PT GNI, Fungsionaris PB HMI Imbau Semua Pihak Menahan Diri
Kedatangan 500 TKA China...
Kedatangan 500 TKA China ke RI Ditegaskan Sesuai Prosedur
Alasan di Balik Perekrutan...
Alasan di Balik Perekrutan 2.500 Pekerja China di Proyek Smelter
34 Pekerja China Masuk...
34 Pekerja China Masuk Indonesia, Ditjen Imigrasi Nyatakan Sesuai Permenkumham
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
2 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
3 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
3 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
3 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
4 jam yang lalu
Infografis
3 Efek Tarif Impor Donald...
3 Efek Tarif Impor Donald Trump Terhadap Harga Emas Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved