Wall Street Akhir Pekan Jaga Tren Penguatan
Sabtu, 05 Maret 2016 - 08:35 WIB
Wall Street Akhir Pekan Jaga Tren Penguatan
A
A
A
NEW YORK - Wall Street berakhir lebih tinggi pada sesi penutupan akhir pekan kemarin waktu setempat Jumat (4/3/2016) setelah ketakutan investor tentang ekonomi global yang melamban semakin berkurang. Ini menjadi yang pertama kalinya untuk bursa saham Amerika Serikat (AS) sejak Oktober, untuk mencetak penguatan selama empat hari secara beruntun.
Dilansir Reuters, S & P 500 sukses menjaga tren positif sepanjang pekan ini dan untuk pertama kalinya sejak Januari, indeks Indeks Dow Jones Industrial Average bangkit hingga tembus di atas level 17.000. Sementara indeks S & P 500 mengakhiri pada level di bawah 2.000, ketika para investor belum sepenuhnya menghapus kekhawatirkan mereka terkait kenaikan suku bunga acuan AS (Fed rate).
Kebangkitan Wall Street juga ditopang data ketenagakerjaan yang menunjukkan peningkatan sebesar 242,000 lowongan pekerjaan bulan lalu. "Jumlah ini menunjukkan ekonomi kuat dan Fed masih punya waktu," jelas Manajer Direktur R.J O'Brien & Associates, John Brady.
Lanjut dia, diyakini para pelaku pasar masih melihat peluang terhadap kenaikan Fed rate ketika Bank Sentral Amerika Serikat (The fed) dijadwalkan bakal menggelar pertemuan pada 15-16 Maret, mendatang. Meski begitu peluang kembali naiknya suku bunga AS, diprediksi terjadi pada Juni nanti.
Dalam satu pekan terakhir mayoritas indeks utama Wall Street bergerak stabil ketika S & P 500 tercatat turun 2% pada 2016 setelah Januari menjadi periode terburuk sejak 2009. "Ketakutan akan terjadinya resesi global telah menghilang dan itulah sebabnya mengapa pasar bersatu dalam dua pekan terakhir," jelas Kepala Investasi di Wells Capital Management, Jim Paulsen.
Akhir pekan kemarin Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir naik 0,37% ke level 17.006,77. Sementara S & P 500 membaik 0,33% menjadi 1.999,99, dan untuk pertama kalinya dengan kisaran harian di atas 100 sepanjang tahun ini. Sementara komposit Nasdaq juga menguat 0,2% ke level 4.717,02.
Selama satu pekan, Indeks Dow Jones naik 2,2%, S & P menanjak 2,7% dan Nasdaq meningkat 2,8%. Kenaikan tersebut ditopang membaiknya beberapa saham seperti Apple (AAPL.O) naik 1,49% untuk memberikan dorongan terkuat dan memberi pengaruh positif ke indeks S & P 500. Saham Hewlett Packard Enterprise (HPE.N) juga melompat 13,53%.
Dilansir Reuters, S & P 500 sukses menjaga tren positif sepanjang pekan ini dan untuk pertama kalinya sejak Januari, indeks Indeks Dow Jones Industrial Average bangkit hingga tembus di atas level 17.000. Sementara indeks S & P 500 mengakhiri pada level di bawah 2.000, ketika para investor belum sepenuhnya menghapus kekhawatirkan mereka terkait kenaikan suku bunga acuan AS (Fed rate).
Kebangkitan Wall Street juga ditopang data ketenagakerjaan yang menunjukkan peningkatan sebesar 242,000 lowongan pekerjaan bulan lalu. "Jumlah ini menunjukkan ekonomi kuat dan Fed masih punya waktu," jelas Manajer Direktur R.J O'Brien & Associates, John Brady.
Lanjut dia, diyakini para pelaku pasar masih melihat peluang terhadap kenaikan Fed rate ketika Bank Sentral Amerika Serikat (The fed) dijadwalkan bakal menggelar pertemuan pada 15-16 Maret, mendatang. Meski begitu peluang kembali naiknya suku bunga AS, diprediksi terjadi pada Juni nanti.
Dalam satu pekan terakhir mayoritas indeks utama Wall Street bergerak stabil ketika S & P 500 tercatat turun 2% pada 2016 setelah Januari menjadi periode terburuk sejak 2009. "Ketakutan akan terjadinya resesi global telah menghilang dan itulah sebabnya mengapa pasar bersatu dalam dua pekan terakhir," jelas Kepala Investasi di Wells Capital Management, Jim Paulsen.
Akhir pekan kemarin Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir naik 0,37% ke level 17.006,77. Sementara S & P 500 membaik 0,33% menjadi 1.999,99, dan untuk pertama kalinya dengan kisaran harian di atas 100 sepanjang tahun ini. Sementara komposit Nasdaq juga menguat 0,2% ke level 4.717,02.
Selama satu pekan, Indeks Dow Jones naik 2,2%, S & P menanjak 2,7% dan Nasdaq meningkat 2,8%. Kenaikan tersebut ditopang membaiknya beberapa saham seperti Apple (AAPL.O) naik 1,49% untuk memberikan dorongan terkuat dan memberi pengaruh positif ke indeks S & P 500. Saham Hewlett Packard Enterprise (HPE.N) juga melompat 13,53%.
(akr)
Lihat Juga :